Penggunaan pertemuan daring dan penyampaian materi pembelajaran berdampak pada tingkat pemahaman siswa di kelas besar, terutama pada mata pelajaran kurikulum wajib (MKWK). Dalam penelitian ini, platform pertemuan daring seperti Zoom dan Google Meet sangat penting untuk menjaga keterlibatan siswa di kelas besar. Pretest digunakan sebagai alat evaluasi awal untuk mengukur pengetahuan peserta sebelum sesi pembelajaran dimulai. Jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian eksplanatori dengan metode survei, yang bertujuan untuk memperoleh alasan terjadinya suatu fenomena secara empiris dan mencoba mendapatkan jawaban atas pengujian hipotesis guna menentukan perbedaan dan pengaruh antara satu variabel dengan variabel lainnya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non-Probability Sampling, yaitu teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh peneliti jika peneliti memiliki karakteristik khusus dalam menentukan sampel: Mahasiswa aktif pada Semester 1, 3, 5 tahun akademik 2024/2025 yang mengambil mata kuliah MKWK. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara Penggunaan Media Pertemuan Virtual (X1) dan Tingkat Pemahaman Siswa (Y), dengan nilai Sig sebesar 0,000, yang menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan media virtual berbanding lurus dengan peningkatan pemahaman siswa. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai efektivitas penggunaan media virtual dalam pembelajaran serta pentingnya penyampaian materi yang tepat untuk meningkatkan pemahaman siswa
Copyrights © 2026