Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan universitas swasta serta mengkaji penguatan kapasitas lulusan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan inklusif di Provinsi Lampung. Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu strategi pembangunan yang menekankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan sosial. Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendukung kebijakan tersebut melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada universitas swasta di Provinsi Lampung serta masyarakat sekitar kampus yang menjadi objek kegiatan pemberdayaan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi yang berkaitan dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis, sementara keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa universitas swasta memiliki kontribusi penting dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan pelatihan, pengembangan kewirausahaan, serta pendampingan sosial yang melibatkan lulusan perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial. Program pemberdayaan tersebut memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, penguatan literasi sosial, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan lokal. Penelitian ini juga merekomendasikan rekonstruksi kebijakan pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan peran pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam kerangka pembangunan yang lebih kolaboratif dan berkelanjutanainable development framework.
Copyrights © 2026