Etnomatematika merupakan matematika yang ada dan digunakan dalam budaya tanpa disadari oleh pelaku budaya, salah satunya pembuat anyaman bambu yang tidak menyadari telah menggunakan konsep-konsep matematika dalam aktivitas yang dilakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi etnomatematika dalam budaya pembuatan anyaman bambu motif truntum di Desa Kalipuro dan motif matahari di Desa Gintangan, Kabupaten Banyuwangi agar dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif berpendekatan etnografi. Enam informan dilibatkan dalam penelitian ini yang dipilih secara purposif berdasarkan keahliannya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data ditriangulasikan berdasarkan sumber masing-masing tiga informan untuk setiap motif anyaman. Data yang telah ditriangulasi, dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam proses pembuatan anyaman bambu motif truntum dan matahari memuat konsep perbandingan (senilai), pengukuran dengan satuan baku, pola bilangan, serta bangun datar. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar penyusunan bahan ajar matematika kontekstual pada materi yang bersesuaian.
Copyrights © 2025