Perkembangan teknologi keuangan digital telah mendorong tingginya penggunaan dompet digital dan transaksi non-tunai di kalangan pelajar MAN 1 Muaro Jambi. Namun, kondisi ini tidak diimbangi dengan literasi keuangan digital dan pemahaman keamanan transaksi yang memadai, sehingga siswa rentan terhadap penipuan digital, penyalahgunaan data, dan kesalahan transaksi; bahkan sebagian siswa mengaku pernah mengalami penipuan. Sebagai solusi, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini menawarkan penguatan literasi keuangan digital melalui metode ceramah interaktif, praktik penggunaan dompet digital dan QRIS, diskusi, serta kuis edukatif berhadiah. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Desember 2025 dengan melibatkan 30 siswa kelas X dan XI. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap literasi dan keamanan transaksi digital, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor pengetahuan sebesar ±30% antara survei pra dan pasca kegiatan. Dampak konkret kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran siswa dalam bertransaksi secara aman, kritis, dan bertanggung jawab di era cashless society.
Copyrights © 2026