Abstract: The implementation of the financial literacy improvement program for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kelurahan Duri Kepa is motivated by the condition of the target partners, namely the entrepreneurs (MSMEs) who are members of the Merah Putih Cooperative in Kelurahan Duri Kepa, which currently shows considerable local economic potential. However, cooperative members have varying levels of financial literacy, necessitating efforts to improve their financial literacy. This activity aims to improve the financial literacy of MSMEs who are cooperative members. The implementation method of the financial literacy improvement service program for MSMEs in Kelurahan Duri Kepa is structured into three main stages: socialization, training, and mentoring & evaluation. Based on the evaluation of this activity, the understanding of target partners regarding financial concepts and financial recording has exceeded the initial target that has been set, which is 25%. Therefore, it can be concluded that the implementation of the program is running effectively and has succeeded in achieving and even exceeding the planned success indicators.Abstrak: Pelaksanaan program Peningkatan Literasi Keuangan bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Duri Kepa dilatarbelakangi oleh kondisi mitra sasaran yaitu para pelaku UMKM yang menjadi anggota Koperasi Merah Putih Kelurahan Duri Kepa yang saat ini menunjukkan potensi ekonomi lokal yang cukup besar. Namun, anggota koperasi memiliki latar belakang tingkat literasi keuangan yang beragam, sehingga dibutuhkan upaya peningkatan literasi keuangan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM yang menjadi anggota koperasi. Metode pelaksanaan program Pengabdian Peningkatan Literasi Keuangan bagi Pelaku UMKM dan Masyarakat Umum di Kelurahan Duri Kepa disusun dalam tiga tahapan utama: sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan & evaluasi. Berdasarkan evaluasi kegiatan ini, pemahaman mitra sasaran terkait konsep-konsep keuangan dan pencatatan keuangan telah melampaui target awal yang telah ditetapkan, yaitu sebesar 25%. Maka, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program berjalan efektif dan berhasil mencapai bahkan melebihi indikator keberhasilan yang direncanakan.
Copyrights © 2026