Pelabuhan merupakan prasarana utama dalam sistem transportasi laut. Morotai adalah salah satu Kabupaten yang cukup strategis dalam mengembang misi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Seiring bertambahnya kapal, dan potensi pengiriman dan penerimaan barang melalui container di Pelabuhan Daruba diperlukan sebuah evaluasi utuk mengetahui kapasitas container yard Kinerja peralatan bongkar muat yang melayani container. Container yang digunakan pada pelabuhan Daruba ada dua jenis yaitu General Purpose dan Thermal Container (Reefer Container) untuk ukuran Container yang digunakan 20 kaki. Terminal pelabuhan Daruba merupakan pelabuhan multipurpose, luasan lapangan tumpukan/container yard yang digunaka sekarang = 3,500 m² serta sistem penanganan yang digunakan adalah forklif truck.  Untuk kondisi eksisting lapangan tumpukan/container yard harus dioptimalkan agar tidak terjadi kongesti.Kinerja peralatan bongkar muat yang melayani peti kemas pelabuhan Daruba untuk sekarang masih bisa melayani namun untuk 10 tahun kedepan untuk peralatan yang ada sekrang tidak akan optimal karena alat yang digunakan sekarang hanya satu unit saja yang beroperasi. Data arus container pada pelabuhan Daruba tahun 2021 adalah T = 2500 TEUs, dwelling time D= 5 hari, untuk container yang ditumpuk dalam 2 susun mengunakan forklif = 30 luasan container yard adalah 1.370 m² Holding Capacity adalah 7.392 TEUs/Tahun. Kondisi lapangan penumpukan pelabuhan Daruba tergolong tinggi ditunjukan dengan angka YOR yang mencapai 34% di tahun 2021 dan 119% untuk periode prediksi sepuluh tahun ke depan.
Copyrights © 2022