Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Kapasitas Container Yard Terminal Multipurpose Pelabuhan Daruba Morotai siti hadija goraahe; raudha hakim; nurmaiyasa marsaoly
JURNAL SIMETRIK Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v12i1.876

Abstract

Pelabuhan merupakan prasarana utama dalam sistem transportasi laut. Morotai adalah salah satu Kabupaten yang cukup strategis dalam mengemban misi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Seiring bertambahnya kapal, dan potensi pengiriman dan penerimaan barang melalui container di Pelabuhan Daruba diperlukan sebuah evaluasi utuk mengetahui kapasitas container yard  Kinerja peralatan bongkar muat yang melayani peti kemas pelabuhan Daruba untuk sekarang masih bisa melayani namun untuk 10 tahun kedepan untuk peralatan yang ada sekrang tidak akan optimal.Terminal pelabuhan Daruba merupakan pelabuhan multipurpose, luasan lapangan penumpuka untuk petik kemas yang digunaka sekrang = 3,500 m² kapasitas lapangan tumpukan = 7,392 TEUs/tahun, serta sistem penaganan yang digunakan adalah forklif truck.  Kondisi lapangan penumpukan pelabuhan Daruba tergolong tinggi ditunjukan dengan angka YOR yang mencapai 34% di tahun 2021 dan 119% untuk untuk periode prediksi
PENGUJIAN PROPERTIS TANAH DAN PENGUKURAN TOPOGRAFI LERENG UNTUK DAERAH RAWAN LONGSOR RUAS JALAN PAYAHE - WEDA: Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai Goraahe, Siti Hadija; Mulya, Elfira Resti; Darwis, Fitro; Thaib, Aminullah; Kusman, Muhammad Reza
DINTEK Vol. 16 No. 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bencana yang dapat merusak pemukiman, kendaraan, dan struktur jalan. Longsor disebabkan oleh intensitas hujan. Curah hujan dengan intensitas yang tinggi pada daerah berbukit menyebabkan aliran air permukaan menjadi lebih deras dengan debit yang lebih besar, terjadi tanah longsor, sering kali disebabkan oleh hujan, karena itu kadar air tanah juga meningkat sehingga mengubah bentuk fisik dari lereng. Peningkatan jumlah air dapat melemahkan sifat fisis-mekanisnya, mengurangi faktor keamanan tanah dan lereng. Interaksi dari seluruh kondisi tersebut dapat menjadikannya rentan terhadap longsor. Penelitian ini dilakukan pada ruas jalan Payahe – Weda Kabupaten Halmahera Tengah, dimana pada ruas tersebut sering terjadi longsor sehingga mengakibatkan akses jalan pada kawasan tersebut. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui nilai sifat-sifat tanah pada daerah tersebut yaitu secara fisis maupun mekanis. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan menggunakan alat hand boring sampai pada kedalaman 2 meter. Pengujian daya dukung tanah di lapangan dengan menggunakan alat DCP (Dinamic cone penetrometer) dengan hasil CBR yaitu rata-rata 5,8 sampai 10,7 dan pengukuran kemiringan dengan alat ukur Total Station dengan hasil klasifikasi lereng curam, karena dari klasifikasi kelas kemiringan lereng yaitu hasil kemiringan lereng rata-rata di atas 30%. Berdasarkan hasil pengujian lapangan dan pengujian laboratorium maka diperoleh nilai dengan konsistensi tanah yakni sangat lunak yaitu (qu) kurang dari 0,25 kg/cm3 serta slope dengan sudut rata-rata diatas 30%.
Inovasi Teknologi Perkerasan Jalan Beton Menggunakan Abu Vulkanik Dukono dan Kapur Sebagai Substitusi Semen Mulya, Elfira Resti; Goraahe, Siti Hadija; Darwis, Fitro
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Road construction in Indonesia is increasing every year, including in Morotai, North Maluku. Low traffic can use rigid pavement technology or cement concrete pavement. Regional roads to connect various areas in the region such as industrial and tourism areas, agricultural areas and regional productivity. The purpose of this study is to determine the strength of concrete using Dukono volcanic ash and lime as a cement substitute as a technological innovation in concrete road pavement. This research method is an experimental method, where experimental testing is carried out in the Laboratory to determine concrete with a substitution of Dukono volcanic ash and lime for cement. Concrete strength tests carried out include compressive strength tests and split tensile strength tests. The results of the study showed that the concrete compression test with a variation of 15% volcanic ash and 5% lime had a compressive strength value of 351.45 kg / cm2, an increase in the compressive strength value of 16.5% from the planned concrete compressive strength, and for 20% ash and 5% lime an increase of 4.36%. For concrete road pavement, the use of volcanic ash and lime can be a solution for regional road pavement. Because at a percentage of 15% volcanic ash with 5% lime as a cement substitute, it results in an increase in concrete compressive strength of 16.5% at K-300.
Analisis Kapasitas Container Yard Terminal Multipurpose Pelabuhan Daruba Morotai goraahe, siti hadija; hakim, raudha; marsaoly, nurmaiyasa
JURNAL SIMETRIK Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v12i1.876

Abstract

Pelabuhan merupakan prasarana utama dalam sistem transportasi laut. Morotai adalah salah satu Kabupaten yang cukup strategis dalam mengembang misi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Seiring bertambahnya kapal, dan potensi pengiriman dan penerimaan barang melalui container di Pelabuhan Daruba diperlukan sebuah evaluasi utuk mengetahui kapasitas container yard Kinerja peralatan bongkar muat yang melayani container. Container yang digunakan pada pelabuhan Daruba ada dua jenis yaitu General Purpose dan Thermal Container (Reefer Container) untuk ukuran Container yang digunakan 20 kaki. Terminal pelabuhan Daruba merupakan pelabuhan multipurpose, luasan lapangan tumpukan/container yard yang digunaka sekarang = 3,500 m² serta sistem penanganan yang digunakan adalah forklif truck.  Untuk kondisi eksisting lapangan tumpukan/container yard harus dioptimalkan agar tidak terjadi kongesti.Kinerja peralatan bongkar muat yang melayani peti kemas pelabuhan Daruba untuk sekarang masih bisa melayani namun untuk 10 tahun kedepan untuk peralatan yang ada sekrang tidak akan optimal karena alat yang digunakan sekarang hanya satu unit saja yang beroperasi. Data arus container pada pelabuhan Daruba tahun 2021 adalah T = 2500 TEUs, dwelling time D= 5 hari, untuk container yang ditumpuk dalam 2 susun mengunakan forklif = 30 luasan container yard adalah 1.370 m² Holding Capacity adalah 7.392 TEUs/Tahun. Kondisi lapangan penumpukan pelabuhan Daruba tergolong tinggi ditunjukan dengan angka YOR yang mencapai 34% di tahun 2021 dan 119% untuk periode prediksi sepuluh tahun ke depan.
ANALISIS PENARAPAN MANAJEMEN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR KEJAKSAAN NEGERI PULAU MOROTAI Siti Hadija Goraahe; Aminullah Thaib; Arni Zuhairini A. Sibua; Yandris Kodobo
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/js7d5x80

Abstract

Proyek di katakan berhasil apabila penerapan manajemen waktu terlaksana dengan baik. Dalam mengatasi keterlambatan proyek pihak kontraktor harus lebih berani meningkatkan sumber daya seperti penambahan tenaga kerja, jumlah alat dan percepatan kedatangan material.Penerapan manajemen waktu yang baik pihak kontraktor harus mempunyai kerja sama satu sama lain guna mendapatkan progress pekerjaan yang mengalami peningkatan. Dalam hal ini pekerjaan Proyek, pada proyek pembangunan kantor Kejaksaan Negeri memperoleh kegiatan kritis mengunakan metode Critical Path Method (CPM). Critical Path Method (CPM) merupakan merincikan setiap aktivitas, kegiatan pendahulu, waktu kegiatan atau waktu normal. Data-data tersebut di butukan untuk membuat jaringan kerja (Network Plaining), dari Hasil perhitungan jarigan kerja Network Plaining menyatakan bahwa umur proyek (selesainya seluruh kegiatan proyek) adalah 36 minggu atau 252 hari kalender Pada perencanaan awal pembangunan proyek tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp. 4.926. 166.000.00 dengan durasi waktu 270 hari kalender, tetapi pada perecanaan kerja Kurva S proyek tersebut membutukan waktu 36 minggu atau 252 hari awal pelaksanaan tanggal 13 maret 2023. Berdasarkan hasil analisis di lapangan mengunakan laporan Progress pekerjaan/laporan mingguan dan Kurva S proyek tersebut mengalami devisiasi positif sebesar 15% dan selesai dengan durasi 210 hari Kalender dengan biaya sebesar Rp 5,066,723,828.45. Yang mana durasi dan biaya yang di butuhkan lebih optimal di bandingan dengan rencana awal yaitu dengan efisiensi biaya dan waktu, Secara umum penerapan manajemen waktu proyek pada pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Kab. Pulau Morotai masih dalam kategori cukup memuaskan karna tidak melampaui tanggal akir yang di rencanakan.
EVALUASI ALINEMEN VERTIKAL RUAS JALAN MOTORPOL TOTODOKU (IJD) KABUPATEN PULAU MOROTAI Siti Hadija Goraahe; Aminullah Thaib; Rifial Amin
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/128jx911

Abstract

Ruas jalan daerah ini dengan jarak tempu lebih pendek untuk menuju ke kota Daruba dibandinkan dengan ruas jalan nasional untuk menuju ke pusat kota Daruba. Karena Pertemuan antara jalan daerah dan jalan nasional tepatnya beradah di simpang Desa totodoku kabupaten Morotai Kecamatan morotai selatan dengan arah dari timur menuju barat, rute jalan daerah menuju ke Kawasan Central Business Distric (CBD) dan kawasan perkantoran sedankan untuk jalan nasional menuju ke arah bandara Leowatimena dan kawasan pelabuhan Daruba Pengukuran lebar jalan dilakukan dengan menggunakan alat ukur Roll Meter, untuk memastikan hasil yang presisi. Pengukuran ini di lakukan pada beberapa titik di sepanjang segmen yang diteliti untuk memperoleh representasi lebar jalan yang akurat dan mencakup variasi kondisi jalan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa lebar jalan eksisting berkisar antara 4,60 m hingga 4,80 m, di bawah standar minimal jalan lokal dua arah menurut PDGJ 2023 yaitu ≥ 6,00 m. Bahkan jika menggunakan batas toleransi 5,50 m, sebagian besar segmen tetap tidak memenuhi standar yang berlaku berdasarkan kategori jalannya. Kondisi ini berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas dan menurunkan tingkat keselamatan, sehingga diperlukan penataan atau pelebaran pada segmen-segmen tertentu.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TENTANG SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DAN SANITASI DI MALUKU UTARA Arni Zuhairini A Sibua; Julham Adingku; Siti Hadija Goraahe
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/d66zhe98

Abstract

Penyediaan air bersih dan sanitasi di Maluku Utara masih menghadapi berbagai tantangan akibat karakteristik wilayah kepulauan, keterbatasan sumber air tawar, dan rendahnya kualitas sanitasi lingkungan. Beberapa penelitian menunjukkan adanya masalah kualitas air, intrusi air laut, keterbatasan layanan PDAM, serta meningkatnya kebutuhan air masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi penyediaan air bersih dan sanitasi serta peluang pengembangannya di Maluku Utara. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah terkait kualitas air, sanitasi, distribusi air bersih, kapasitas PDAM, dan teknologi penyediaan air di wilayah Maluku Utara. Data dianalisis secara deskriptif untuk membandingkan dan mensintesis hasil penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah masih bergantung pada air hujan dan air tanah dangkal dengan kualitas yang belum memenuhi standar kesehatan. Permasalahan utama meliputi intrusi air laut, pencemaran domestik, keterbatasan distribusi air, dan rendahnya sanitasi lingkungan. Namun, inovasi teknologi seperti sistem perpipaan antarpulau, mikrohidro, dan pengolahan air lokal berpotensi mendukung keberlanjutan penyediaan air bersih di wilayah kepulauan.
ANALISIS BEBAN BERLEBIH PADA RUAS JALAN DAERAH KABUPATEN PULAU MOROTAI Siti Hadija Goraahe; Aminullah Thaib; Muhammad Reza Kusman; Alfit Kaeno
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/0e5x9h32

Abstract

Kecurigan pada kondisi jalan daerah menimbulkan keprihatinan ketika di temukan kerusakan jalan yang lebih dominan di sisi kiri jalur di bandingkan sisi lainya. Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, kerusakan di bagiaan kiri jalan diduga kuat berkaitan arah atau jalur oprasional kendaraan proyek. Beban sumbu berlebih di satu sisi akan mempercepat kelelahan perkerasa jalan yang menyebabkan kerusakan yang signifikasi. Metode analisa data dengan menghitung jumlah LHR dan Analisa Truck Faktor  Paragraf Berdasarkan hasil penelitian kendaraan truk  2 sumbuh dengan berat total 11.4 Ton dan nilai TF= 0,123 tidak terlalu berberpotensi merusak jalan namun karna bebannya melebih batas     dengan jumlah 200 kendaraan selama 7 hari dan nilai ESAL total sebesar 24.6 ESAL. Dan Kendaraan truk  3 sumbu dengan berat total 19 ton  dan nilai TF= 1,2702 berpotensi merusak jalan struktur pekerasan jalan dengan jumlah 1.290 kendaraan selama 7 hari dan nilai ESAL total sebesar 16.386. ESAL Berdasarkan perhitungan faktor llu-lintas kendaraan proyek terdapat kerusakan jalan yang ada dikarenakan oleh beban kendaraan proyek truk 3 sumbu  yang melintas pada ruas jalan Motorpol ini mengalami beban berlebih (Over load).