Usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi lokal, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan pemasaran digital secara strategis. UMKM Queen’s Cake sebagai mitra pengabdian memiliki produk yang potensial, tetapi belum mampu mengoptimalkan media digital untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menerapkan strategi pemasaran digital melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman yang menekankan praktik langsung dan pendampingan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan pemilik dan karyawan UMKM Queen’s Cake sebanyak lima orang. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelatihan berbasis praktik, pendampingan intensif, refleksi bersama, serta penerapan mandiri strategi pemasaran digital. Pelatihan mencakup pengelolaan media sosial, pembuatan konten promosi, perencanaan konten, serta pemanfaatan data digital sederhana untuk mendukung pengambilan keputusan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan perilaku pemasaran digital peserta, ditandai dengan penggunaan media sosial yang lebih aktif dan terencana, peningkatan kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi digital, serta peningkatan awal visibilitas akun media sosial UMKM. Dalam kurun waktu satu bulan pascakegiatan, terjadi peningkatan jumlah kunjungan pada laman media sosial, meskipun dampak terhadap peningkatan omzet belum terlihat secara signifikan karena keterbatasan durasi program. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman efektif dalam mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan membangun fondasi transformasi digital UMKM yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026