Penelitian mengenai hubungan antara budaya organisasi, komitmen organisasi, dan kinerja pegawai telah banyak dilakukan, namun masih menunjukkan hasil yang beragam, khususnya terkait peran mediasi komitmen organisasi dalam konteks institusi pendidikan tinggi. Selain itu, kajian empiris pada perguruan tinggi swasta, khususnya di lingkungan Akademi Manajemen Administrasi (AMA) Yogyakarta, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya organisasi terhadap komitmen organisasi dan kinerja pegawai, serta pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini juga menganalisis peran mediasi komitmen organisasi dalam hubungan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai AMA Yogyakarta yang terdiri dari tenaga akademik dan tenaga kependidikan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh (census sampling), sehingga seluruh populasi sebanyak 70 pegawai dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi dan kinerja pegawai. Komitmen organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat model hubungan antara budaya organisasi, komitmen organisasi, dan kinerja pegawai dalam konteks pendidikan tinggi. Secara manajerial, hasil penelitian memberikan implikasi bagi pimpinan institusi untuk memperkuat nilai-nilai budaya organisasi guna meningkatkan komitmen dan kinerja pegawai secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026