Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan potensi ekonomi anak. Di Indonesia, prevalensi stunting masih tinggi, termasuk di lingkungan sekitar TK Al Jihad DDI . Permasalahan prioritas yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya layanan kesehatan dan gizi optimal, serta kurangnya keterampilan dalam pengolahan dan penyajian makanan bergizi bagi anak usia dini. Program pendampingan ini dirancang secara komprehensif dan integratif dengan tiga solusi utama: (1) Edukasi gizi bagi orang tua dan anak untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik konsumsi makanan bergizi; (2) Peningkatan akses pangan bergizi melalui kemitraan dengan petani lokal dan program kebun sekolah; serta (3) Peningkatan kualitas layanan kesehatan dengan pemeriksaan rutin dan suplementasi gizi.Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan berkelanjutan, serta evaluasi partisipatif. Program ini melibatkan kolaborasi multipihak—termasuk orang tua, guru, tenaga kesehatan, pemerintah, dan mahasiswa—dengan indikator capaian yang terukur, seperti peningkatan pengetahuan gizi, penurunan prevalensi stunting, dan peningkatan frekuensi pemeriksaan kesehatan. Dengan pendekatan holistik dan berkelanjutan, program ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam pencegahan dan penurunan stunting di TK Al Jihad DDI serta menjadi model intervensi yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Copyrights © 2026