Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Kawin Paksa Dan Dampak Yang Ditimbulkan : (Studi Kasus Di Desa Salukonta Kecamatan Mehelaan) Musdalifah; Adam HR, Muhammad; Bulkis
JISH: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 4 No. 2 (2024): JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum)
Publisher : Universitas Islam DDI AG.H. ABdurrahman Ambo Dalle

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jish.v4i2.415

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana tinjauan hukum islam terhadap praktik kawin paksa di Desa Salukonta Kecamatan Mehelaan? (2) Apa dampak yang ditimbulkan dari praktik kawin paksa di Desa Salukonta Kecamatan Mehelaan? Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris yang membangun makna berdasarkan data lapangan. Prosedur penelitian hokum empiris ini, menghasilkan data deskriptif partisipan berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari data tersebut diambil kesimpulan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah: (1) Menurut hokum islam tentang kawin paksa adalah bahwa kawin paksa tidak dianjurkan dalam islam. Seorang wali tidak menikahkan dengan paksa pada wanita yang adaa dibawah perwaliannya kecuali meminta izin terlebih dahulu kepada wanita yang akan dinikahkannya tersebut, (2) Dampak yang di timbulkan dari adanya praktik kawin paksa adalah tidak adanya rasa cinta dalam ikatan perkawinan, hilangnya gairah hidup, kurang peduli pada keluarganya, memicu perselingkuhan dan dapat menimbulkan konflikdan juga berujung pada perceraian. Meskipun kita tidak bias memungkiri bahwa sangat banyak pasangan kawin paksa yang kemudian pasangan tersebut bias bahagia dengan perkawinannya.
PENINGKATAN KUALITAS PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN PRODUK OLAHAN PISANG OLEH KELOMPOK WANITA TANI “EVA” LEMADAK Frans, Yudith Alexanderina; Malle, Noveni; Bulkis; Silalahi, Wise Rogate
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i2.5283

Abstract

Peningkatan ketahanan keluarga, termasuk di dalamnya ketahanan ekonomi, mendorong ibu rumah tangga untuk mengembangkan keterampilan guna menghadapi tantangan finansial. Di Desa Lemadak, produksi pisang yang melimpah belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagian anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Eva telah mengolah pisang menjadi keripik, namun proses produksi masih sederhana dengan ketebalan irisan tidak seragam dan kualitas produk yang rendah akibat kandungan minyak berlebih. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kualitas produksi keripik pisang melalui pelatihan teknis dan penggunaan alat pendukung yang memadai. Mitra kegiatan adalah 30 anggota KWT Eva di Desa Lemadak. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi, serta praktik langsung mulai dari pemilihan bahan baku, teknik pengirisan, proses penggorengan, hingga pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok, ditandai dengan kemampuan menghasilkan keripik pisang yang lebih kering, renyah, higienis, dan dikemas secara menarik. Kegiatan ini berhasil mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga melalui peningkatan nilai tambah produk lokal.
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Bawang Merah (Studi Kasus di Desa Permata Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo) Rauf, Lusiana; Bulkis
AgriDev Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v2i1.6213.2023

Abstract

Bawang merah adalah salah satu tanaman hortikultura yang berasal dari sayuran yang sudah lama menjadi sumber usaha bagi para petani secara intensif. Komoditi bawang merah ini adalah salah satu sumber pendapatan dan peluang usaha yang bisa berkontribusi pada pengembangan ekonomi wilayah. Komoditi bawang merah yang memiliki permintaan yang tinggi ini sangat menguntungkan apabila dikelola dengan baik. Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerimaan serta kelayakan dari usaha petani dibidang bawang merah didesa Permata Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo. Objek penelitian adalah petani bawang merah di Desa Permata Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo. Yang menjadi populasi pada penelitian ini yaitu para petani bawang merah berjumlah 314 orang petani. Sementara sampelnya berjumlah 10% dari jumlah populasi yakni 31 orang petani. Pengambilan sampel digunakan dengan teknik mengumpulkan data yakni observasi, wawancara serta dokumentasi. Dengan menggunakan jenis data kuantitatif dan data kualitatif, dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian yakni rata-rata pendapatan yang diperoleh petani bawang merah di Desa Permata Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo adalah sejumlah Rp. 66.482.900,00/MT, usaha tani bawang merah ini sangat patut untuk di jalankan sebab nilai rasio yang didapat sebesar Rp.3.51%.
HUBUNGAN PERKEMBANGAN PRODUKSI KAKAO TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA BATUAH Muhammad Refliansyah; Bulkis
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 1: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cocoa is a commodity that is not only of significant economic value but also plays a critical role in the overall economy of Indonesia. Batuah Village is one of the regions in Indonesia that is recognised as a cocoa centre. The purpose of this investigation is to determine whether there is a correlation between the economic development of the Batuah Village community and the development of cocoa production. Multiple linear regression analysis techniques are implemented in the quantitative research methodology. The study's data was collected through firsthand surveys of 10 cocoa farmers in Batuah Village. The results of this investigation suggest that the economic development of the Batuah Village community is substantially affected by cacao production. A positive correlation between cacao production and monthly income, as well as other economic variables, is demonstrated by regression analysis. Furthermore, cocoa prices, market access, and capital access are additional variables that affect economic growth. The expansion of cocoa production not only increases the income of farmers but also generates new employment opportunities and fosters the development of village infrastructure. This promotes economic expansion and enhances the well-being of the community.
BULLYING SEBAGAI ANCAMAN KARAKTER: MEMBANGUN MORAL SANTRI DENGAN NILAI-NILAI KEISLAMAN DI PONDOK PESANTREN AR-RISALAH BATETANGNGA POLEWALI MANDAR HR, Muhammad Adam; Basri Mahmud; Ridwan; Bulkis
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.16626

Abstract

Bullying merupakan ancaman serius bagi perkembangan karakter santri di lingkungan pesantren, termasuk di Pondok Pesantren Al-Risalah. Perilaku ini tidak hanya bertentangan dengan nilai-nilai keislaman, tetapi juga berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan motivasi belajar korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying yang terjadi di pesantren, faktor penyebabnya, serta strategi efektif dalam pencegahan dan penanganannya melalui pendekatan nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan santri, pengasuh, dan pengurus pesantren secara aktif dalam setiap tahap penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying di pesantren meliputi intimidasi verbal, kekerasan fisik, serta pelecehan sosial. Faktor utama yang memicu bullying antara lain dinamika senioritas, kurangnya pengawasan, serta minimnya pemahaman santri tentang dampak negatif bullying. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan program sosialisasi, penguatan mekanisme pengawasan, pendampingan psikologis, serta internalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari santri. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perubahan sikap santri terhadap bullying, serta menciptakan lingkungan pesantren yang lebih aman dan harmonis.Kata Kunci: Bullying, Karakter, Moral, Pesantren, Islam.