Pendahuluan: Tingginya angka kematian bayi (AKB) masih menjadi masalah serius secara global dan tolak ukur derajat kesehatan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) lahir dengan berat <2500 gram, sering memerlukan perawatan inkubator yang mahal dan terbatas. Alternatif ekonomis adalah Kangaroo Mother Care (KMC) untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam merawat BBLR. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan metode KMC terhadap pengetahuan ibu dalam merawat bayi BBLR di Ruang NICU Rumah Sakit Bersalin (RSB). Metode: Penelitian quasi-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi adalah orang tua bayi BBLR di Ruang NICU RSB (Juli-September 2025, total 89 bayi, rata-rata 20/bulan). Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil: Nilai p-value 0,000 (<0,05), sehingga H0 ditolak. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu dengan mean pretest 6 menjadi posttest 10 (selisih mean 1,11). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan metode KMC berpengaruh signifikan meningkatkan pengetahuan ibu merawat BBLR. Rumah sakit disarankan mengoptimalkan KMC untuk asuhan keperawatan BBLR guna tingkatkan pengetahuan ibu.
Copyrights © 2026