Pendahuluan: Kelahiran prematur dan perawatan intensif di Neonatal Intensive Care Unit (NICU) menimbulkan tantangan psikologis bagi orang tua, termasuk peningkatan kecemasan pasca-perawatan akibat ketakutan terhadap komplikasi, keterbatasan informasi, dan minimnya dukungan emosional dari keluarga. Orang tua sering merasa tidak siap merawat bayi di rumah setelah bayi dipindahkan dari NICU. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan orang tua bayi pasca perawatan di ruang NICU Rumah Sakit Primaya Sukabumi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dan sampel sebanyak 40 orang tua bayi yang baru selesai dirawat di NICU dan akan dipindah ke perinatologi (total sampling) dilakukan pada November–Desember 2025. Analisis statistik menggunakan uji Spearman. Hasil: Uji Spearman menghasilkan p-value 0,018 (<0,05), sehingga H0 ditolak. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan (korelasi lemah, r = 0,371). Kesimpulan: Dukungan keluarga berhubungan lemah namun signifikan dengan penurunan kecemasan orang tua pasca perawatan di NICU. Orang tua disarankan untuk aktif mencari informasi yang valid dan berkomunikasi secara terbuka dengan tenaga kesehatan guna mengurangi kecemasan.
Copyrights © 2026