Hiperkolesterol merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan pembuluh darah. Penggunaan statin sebagai terapi konvensional memiliki keterbatasan karena efek samping dan biaya. Oleh karena itu, alternatif bahan alam seperti jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) yang mengandung flavonoid dan gingerol dengan aktivitas antioksidan dan hipolipidemik menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh ekstrak jahe merah terhadap kadar kolesterol pada mencit putih jantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) terhadap kadar kolesterol total pada mencit putih jantan. Penelitian menggunakan 18 ekor mencit putih jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok: kontrol negatif, kontrol positif, control pembanding (simvastatin), dan tiga kelompok perlakuan dengan dosis ekstrak jahe merah 1000, 1500, dan 2000 mg/kgBB. Induksi hiperkolesterol dilakukan dengan pakan lemak tinggi dan PTU. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Hasil uji fitokimia menunjukkan kandungan flavonoid dan alkaloid. Hasil menunjukkan penurunan kadar kolesterol signifikan pada kelompok perlakuan dibanding kelompok positif. Kesimpulan: ekstrak jahe merah efektif menurunkan kadar kolesterol, terutama pada dosis 1000 mg/kgBB dan 1500 mg/kgBB.
Copyrights © 2026