Penelitian ini bertujuan mengetahui proses integrasi teks cerita rakyat Sumatera Utara berbantuan AI Powtoon berbasis blended learning dengan menguji kelayakan serta efektivitas media pembelajaran. Angket validasi ahli materi pada kelayakan isi berada pada kriteria “sangat baik” dengan presentase 84%, kelayakan penyajian berada pada kriteria “sangat baik” dengan presentase 83%, dan kelayakan bahasa berada pada kriteria “sangat baik” dengan presentase 85%. Angket validasi ahli media untuk mengetahui kepraktisan berada pada kriteria “baik” dengan presentase 78% dan kemenarikan berada pada kriteria “baik” dengan presentase 80%. Hasil tanggapan pada aspek kemudahan penggunaan berada pada kriteria “sangat baik” dengan presentase 84%, aspek kemenarikan tampilan visual berada pada kriteria “sangat baik” dengan presentase 88%, aspek kejelasan narasi berada pada kriteria “baik” dengan presentase 76%, aspek kemenarikan media berada pada kriteria “baik” dengan presentase 80%, dan aspek kemudahan dalam memahami cerita berada pada kriteria “baik” dengan presentase 80%. Selain itu, terdapat peningkatan nilai rata-rata dari 67,5 menjadi 85,2 setelah menggunakan media yang mengintegrasikan teks cerita rakyat Sumatera Utara berbantuan AI Powtoon berbasis blended learning. Hal ini menunjukkan efektivitas media dalam meningkatkan pemahaman terhadap teks cerita rakyat Sumtera Utara. Integrasi teknologi ini mampu memperkuat literasi digital, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan apresiasi terhadap kearifan lokal. Kata kunci: Powtoon; Artificial Inteligent; Literasi Digital; Media Pembelajaran; Teks Cerita Rakyat Sumatera Utara
Copyrights © 2026