Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai jenis diskriminasi terhadap perempuan dan mengungkap upaya tokoh perempuan untuk mempertahankan eksistensi dan identitas dirinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh berupa hasil kutipan dan dialog tokoh yang relevan yaitu menganalisis bentuk ketidakadilan gender berupa, (1) diskriminasi dan (2) penolakan sebagai ‘liyan’ dalam kerangka feminisme Simone de Beauvoir pada novel Kokokan Mencari Arumbawangi karya Cyntha Hariadi. Dengan demikian, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa diskriminasi gender sering kali tidak disadari karena sudah melebur dalam kebiasaan sosial, dan hal itu tampak jelas melalui bagaimana tokoh perempuan digambarkan dalam karya sastra. Temuan ini menegaskan bahwa sastra bukan hanya sekadar karya estetis, tetapi juga menjadi ruang untuk merefleksikan realitas sekaligus alat perlawanan terhadap dominasi patriarki. Dalam konteks feminisme sastra, penelitian ini memperkuat peran kritik sastra sebagai cara untuk membangun kesadaran kritis pembaca. Dengan membuka praktik ketidakadilan yang selama ini dianggap wajar, penelitian ini tidak hanya menambah khazanah kajian feminis, tetapi juga menegaskan bahwa sastra memiliki kekuatan sebagai agen perubahan sosial yang mampu menantang dan mengubah struktur penindasan gender dalam kehidupan masyarakat. Kata Kunci: Liyan; Feminisme; Simone de Beauvoir
Copyrights © 2026