Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja jaringan pada lingkungan virtualisasi dengan memanfaatkan Simple Network Management Protocol (SNMP) sebagai sistem monitoring. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui eksperimen dengan membandingkan kondisi jaringan sebelum dan sesudah implementasi monitoring berbasis SNMP. Pengumpulan data dilakukan selama lima hari dengan total 720 sampel menggunakan tools ping, iPerf, serta monitoring berbasis SNMP. Parameter yang dianalisis meliputi latency, packet loss, throughput, jitter, dan availability. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada indikator kinerja jaringan, di mana latency menurun sebesar 37,9%, packet loss menurun sebesar 68,4%, dan jitter menurun sebesar 44,3%, sementara throughput meningkat sebesar 23,7% serta availability meningkat dari 96,2% menjadi 99,1%. Peningkatan tersebut tidak secara langsung disebabkan oleh SNMP, melainkan berkaitan dengan peningkatan visibilitas jaringan dan efektivitas monitoring, sehingga memungkinkan deteksi dan penanganan gangguan jaringan secara lebih cepat. Dengan demikian, SNMP berkontribusi secara tidak langsung dalam meningkatkan kinerja dan keandalan jaringan pada lingkungan virtualisasi.
Copyrights © 2026