Pada penelitian ini dibuat desain antena mikrostrip dimensi kecil dan low profile pada rentang frekuensi yang lebar antara 23 sampai 33 GHz sesuai alternatif frekuensi yang dirilis oleh International Mobile Telecommunication (IMT)[1]. Struktur multi-slot sebagai salah satu metode pencapaian bandwidth lebar[2]. Simulasi menggunakan software Ansoft HFSS v17, material substrate dielectric FR-4 Epoxy (permitivitas relative = 4.4). Hasil simulasi diwujudkan dalam bentuk rancang bangun antena pada sebuah printed circuit board (PCB) dual layer. Plot hasil desain antena multi-slot yang menunjukkan performansi sebuah rancangan antena ditunjukkan dengan nilai voltage standing wave ratio (VSWR) terendah dicapai pada frekuensi 29.27 GHz sebesar 1.10 pada tahap simulasi dan 1.19 pada tahap ekseprimen pada frekuensi 29.3 GHz , sedangkan pada frekuensi terbawah dan teratas diperoleh VSWR sebesar 1.99, refflection coefficient (S11) pada frekuensi 29.27 GHz berada pada nilai -10.10 dB dan pada frekuensi 33.61 GHz pada nilai S11 -10.05 dB, pola radiasi dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D) menunjukkan pola radiasi dengan direktivitas yang terarah. Disimpulkan bahwa antena mikrostrip struktur multi slot bekerja dengan baik pada rentang frekuensi yang lebar (wideband) sebesar 10 GHz dengan frekuensi bawah 23 GHz dan frekuensi atas 33 GHz pada tahapan simulasi sedangkan pada tahapan eksperimen diperoleh bandwidth selebar 2900 MHz dengan frekuensi bawah 28.6 GHz dan frekuensi atas 31.5 GHz. Rentang frekuensi tersebut masuk dalam range daerah kerja 5G sesuai dengan rencana implementasi 5G di Indonesia
Copyrights © 2019