Evolusi ekosistem digital yang cepat meningkatkan risiko keamanan informasi, terutama selama proses registrasi pengguna di mana data sensitif dikirimkan. Meskipun teknologi One-Time Password (OTP) menyediakan autentikasi dinamis, transmisi kode dalam bentuk teks biasa (plaintext) melalui SMS atau email tetap rentan terhadap penyadapan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat proses registrasi dengan menerapkan sistem keamanan berlapis yang menggabungkan algoritma klasik Caesar Cipher dengan mekanisme OTP. Menggunakan pendekatan Research and Development (R&D), sebuah prototipe dikembangkan untuk mengenkripsi 6 digit OTP alfanumerik sebelum dikirimkan. Sistem ini menggunakan formula $C = (P + K) \mod 26$ atau penyesuaian tabel ASCII untuk mengubah plaintext OTP menjadi ciphertext. Pengujian melalui metode Black Box dan Avalanche Effect mengonfirmasi bahwa sistem berhasil mengamankan data tanpa mengorbankan pengalaman pengguna. Simulasi Python menunjukkan bahwa kode asli (contoh: "AZ29B1") dikirimkan sebagai ciphertext (contoh: "DC52E4"), dengan dekripsi otomatis yang terjadi pada sisi aplikasi. Penelitian ini memberikan kontribusi solusi praktis dengan komputasi rendah untuk mencegah pencurian identitas dan akses tidak sah selama tahap pembuatan akun
Copyrights © 2026