Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah produktivitas kerja pegawai di UPTD Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya yang dinilai belum optimal, terlihat dari masih adanya keterlambatan pelayanan, kurangnya ketelitian dalam administrasi, serta efektivitas kerja yang belum merata. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor budaya organisasi dan kompensasi yang diterapkan di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan kompensasi terhadap produktivitas kerja pegawai baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 41 pegawai sebagai responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan budaya organisasi dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai yang ditunjukkan oleh nilai F hitung 119,834 dan signifikansi 0,000. Secara parsial, budaya organisasi memberikan pengaruh signifikan dengan nilai Sig. 0,000 dan β = 0,850, sedangkan kompensasi tidak berpengaruh signifikan dengan nilai Sig. 0,108 dan β = 0,123. Analisis jalur menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh dominan sebesar 78,5% terhadap produktivitas kerja pegawai. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan budaya organisasi merupakan strategi utama dalam meningkatkan produktivitas pegawai di UPTD Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Kata kunci: Produktivitas Kerja, Budaya Organisasi, Kompensasi.
Copyrights © 2026