Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Koperasi Merah Putih dalam pembangunan ekonomi desa di Kabupaten Garut sebagai bentuk transformasi kelembagaan yang berorientasi pada kemandirian dan partisipasi masyarakat. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana kebijakan koperasi ini diimplementasikan, dikelola, dan memberikan dampak terhadap penguatan ekonomi desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data berbantuan perangkat lunak Nvivo, melalui teknik wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap kepala desa, pengurus koperasi, serta anggota masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Koperasi Merah Putih didukung oleh lima dimensi utama yaitu koordinasi, transparansi, partisipasi, hambatan, dan dampak yang saling terkait dalam memperkuat efektivitas kebijakan. Koperasi berperan sebagai wadah ekonomi sekaligus forum sosial yang mendorong kolaborasi antaraktor desa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih menjadi model kebijakan baru yang memperkuat kemandirian ekonomi, transparansi tata kelola dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Kata kunci: Ekonomi Desa; Kebijakan Koperasi; Partisipasi Masyarakat; Pembangunan Berkelanjutan; Tata Kelola Desa
Copyrights © 2026