Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi nilai pelanggan terhadap layanan sarapan di hotel resort NWN berdasarkan ulasan tamu serta mengidentifikasi implikasi strategi kewirausahaan dalam meningkatkan kualitas layanan. Permasalahan utama yang diangkat adalah ketidaksesuaian antara harga yang relatif tinggi dengan kualitas makanan, variasi menu, dan pengalaman pelanggan yang dirasakan, yang diperparah oleh kondisi captive market akibat keterbatasan alternatif di sekitar lokasi hotel. Dalam konteks persaingan industri hospitality yang semakin ketat, kemampuan pelaku usaha dalam menciptakan nilai pelanggan menjadi faktor kunci dalam mempertahankan daya saing dan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa ulasan tamu yang dianalisis menggunakan teknik thematic analysis untuk mengidentifikasi pola dan tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi nilai pelanggan cenderung negatif, yang dipengaruhi oleh faktor harga yang tidak transparan, kualitas makanan yang kurang memuaskan, serta keterbatasan variasi menu dan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan khusus pelanggan, sementara kondisi captive market meningkatkan sensitivitas pelanggan terhadap ketidakseimbangan tersebut. Analisis berdasarkan kerangka SERVQUAL mengungkap bahwa dimensi tangibles, reliability, assurance, dan empathy menjadi titik lemah utama dalam layanan sarapan, sedangkan dimensi responsiveness tidak menjadi isu dominan dalam ulasan tamu. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa strategi kewirausahaan yang berorientasi pada inovasi layanan, transparansi harga, dan peningkatan pengalaman pelanggan sangat diperlukan untuk menciptakan keseimbangan antara harga dan nilai yang dirasakan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan serta memperkuat keberlanjutan bisnis hotel resort NWN dalam jangka panjang.
Copyrights © 2026