Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai respons terhadap kebutuhan pembelajaran yang lebih fleksibel menghadapi tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru Geografi SMAN 6 Malang dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru Geografi, observasi, dan dokumentasi , dengan analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru Geografi SMAN 6 Malang berada pada kategori cukup baik. Kesiapan ini didukung oleh pemahaman filosofi kurikulum yang kuat, pelatihan internal, dan kemampuan implementasi pembelajaran berdiferensiasi serta Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dalam penyusunan perangkat ajar yang berdiferensiasi , ketiadaan Laboratorium Geografi , dan proses adaptasi terhadap format perangkat kurikulum baru (CP, TP, ATP). Ditemukan bahwa guru secara adaptif mengatasi kendala ini melalui strategi kolaborasi MGMP dan pemanfaatan teknologi AI untuk penyusunan perangkat ajar.
Copyrights © 2025