Penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tengah dalam melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba kepada pelajar, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan personel kepolisian dan pihak sekolah yang terlibat, serta dokumentasi kegiatan penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Direktorat Reserse Narkoba mencakup produktivitas penyuluhan yang rutin dan menjangkau berbagai jenjang pendidikan, kualitas pelayanan yang komunikatif dan interaktif, serta efisiensi melalui kolaborasi lintas sektor. Selain itu, penyuluhan ini didukung oleh sikap positif personel, seperti tanggung jawab moral, kedisiplinan kerja, dan inisiatif dalam mengembangkan metode penyampaian yang menarik bagi pelajar. Meskipun demikian, beberapa kendala masih ditemukan, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya dokumentasi evaluatif, dan ketergantungan terhadap dana eksternal. Oleh karena itu, peningkatan kualitas penyuluhan memerlukan penguatan kelembagaan, dukungan anggaran, dan pelatihan berkelanjutan bagi personel.
Copyrights © 2025