Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Aparatur Sipil Negara dalam pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu di Kantor Kelurahan Baiya Kecamatan Tawaeli Kota Palu serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan berjumlah 35 orang yang terdiri atas aparatur kelurahan dan masyarakat pengguna layanan, yang dipilih melalui teknik purposive dan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan dukungan analisis frekuensi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja aparatur belum sepenuhnya optimal, terutama pada aspek produktivitas, ketepatan, dan kecepatan pelayanan yang dipengaruhi oleh keterbatasan sarana prasarana, kurangnya pegawai, serta belum akuratnya data masyarakat. Namun demikian, indikator responsivitas, responsibilitas, akuntabilitas, dan keramahan aparatur dinilai telah berjalan baik. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya memerlukan peningkatan kapasitas individu aparatur, tetapi juga penguatan sistem dan dukungan kelembagaan. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan sistem pendataan, penambahan sumber daya pelayanan, serta penyediaan fasilitas kerja untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Copyrights © 2026