Mahfuzat Lamakampali
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENYELESAIAN PERKARA TINDAK PIDANA PENYALAGUNAAN NARKOBA DI SATUAN RESERSE NARKOBA KANTOR KEPOLISIAN RESOR BANGGAI KEPULAUAN Vingky Lahea Jivanly Mogi; Mahfuzat Lamakampali; Muhammad Husain Borahima
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyelesaian perkara tindak pidana penyalahgunaan narkoba oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Banggai Kepulauan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana pencapaian tujuan penanganan perkara, ketersediaan sarana pendukung, serta ketepatan waktu dalam proses penyidikan. Data diperoleh melalui wawancara dengan aparat kepolisian serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian perkara telah berjalan cukup efektif, ditandai dengan peningkatan koordinasi lintas lembaga serta upaya pemanfaatan teknologi. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana yang belum memadai, serta tingginya beban perkara yang mempengaruhi ketepatan waktu penyelesaian. Upaya pendekatan keadilan restoratif juga mulai diimplementasikan, khususnya bagi pengguna narkoba dengan latar belakang sebagai korban ketergantungan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas penyidik, pembenahan fasilitas pendukung, serta penguatan kerja sama dengan instansi terkait untuk meningkatkan efektivitas secara berkelanjutan.
KINERJA APARAT KEPOLISIAN DALAM PELAYANAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN PADA KANTOR RESOR BANGGAI KEPULAUAN Rezaldi Ramadhan Huda; Mahfuzat Lamakampali; Muhammad Husain Borahima
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja aparat Kepolisian Resor Banggai Kepulauan dalam pelayanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada informan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan SKCK di Polres Banggai Kepulauan pada aspek kualitas telah berjalan baik dengan pelayanan yang cepat, ramah, dan transparan, namun masih menghadapi kendala seperti antrian panjang dan fasilitas ruang tunggu yang belum memadai. Pada aspek kuantitas, jumlah permohonan yang dilayani tergolong tinggi dan relatif lancar berkat sistem kerja yang terorganisir dan jumlah personel yang memadai, meskipun peningkatan fasilitas dan teknologi masih diperlukan. Dari segi penggunaan waktu, efisiensi pelayanan belum optimal akibat kurangnya sosialisasi persyaratan kepada masyarakat dan kendala teknis seperti jaringan lambat. Sementara itu, kerja sama antarpetugas dinilai belum maksimal karena pembagian tugas yang belum merata dan kurangnya koordinasi.
EFEKTIVITAS PERAN PENGAMANAN INTERNAL (PAMINAL) DALAM PENEGAKKAN KODE ETIK KEPOLISIAN PADA KEPOLISIAN RESOR DONGGALA Sugianto Sugianto; Mahfuzat Lamakampali; Mini Mini
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas peran Pengamanan Internal (Paminal) dalam penegakan kode etik kepolisian di Kepolisian Resor (Polres) Donggala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Lokasi penelitian berada di Polres Donggala dengan informan yang dipilih secara purposive sampling, yaitu Wakapolres Donggala, Kasi Propam, dan beberapa anggota Polres Donggala yang dianggap mengetahui secara mendalam permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa indikator efektivitas telah tercapai, terutama dalam hal kejelasan tujuan, strategi penegakan kode etik, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung tugas Paminal. Hal ini menunjukkan adanya kesadaran institusi terhadap pentingnya fungsi pengawasan internal dalam menjaga disiplin dan profesionalisme anggota kepolisian di Polres Donggala. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang perlu diperbaiki, khususnya dalam pelaksanaan tugas yang lebih efektif dan efisien, serta perlunya penguatan sistem pengawasan dan pengendalian yang lebih ketat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa efektivitas Paminal dalam menegakkan kode etik kepolisian di Polres Donggala masih menghadapi beberapa tantangan yang perlu diatasi. Upaya perbaikan yang disarankan meliputi peningkatan kapasitas anggota Paminal melalui pelatihan berkala, optimalisasi penggunaan teknologi dalam pemantauan kinerja, serta perbaikan sistem koordinasi antara Paminal dengan unit-unit kepolisian lainnya.
MOTIVASI KEPALA DESA TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA PADA KANTOR DESA BOLAPAPU KECAMATAN KULAWI KABUPATEN SIGI Ginela Santika; Mahfuzat Lamakampali; Juemi Juemi
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi Kepala Desa terhadap kinerja perangkat desa di Kantor Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek perangkat desa yang bekerja langsung di lingkungan kantor desa. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner tertutup yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi Kepala Desa beragam; beberapa aspek seperti kerja sama, kuantitas pekerjaan, ketepatan waktu, dan kemandirian berada pada kategori baik hingga sangat baik, sementara daya penggerak, semangat kerja, kualitas pekerjaan, komitmen, dan efektivitas masih tergolong kurang baik. Faktor penghambat utama meliputi minimnya dorongan motivasi, kurangnya apresiasi, arahan kerja yang belum optimal, dan kualitas pekerjaan yang rendah. Sebaliknya, faktor pendukung mencakup kerja sama yang baik, kuantitas pekerjaan yang memadai, dan ketepatan waktu penyelesaian tugas. Penelitian ini menegaskan bahwa peran Kepala Desa dalam memberikan motivasi yang konsisten dan berbasis penghargaan menjadi kunci peningkatan kinerja perangkat desa serta kualitas pelayanan publik.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG PADA UNIT PPA KANTOR KEPOLISIAN RESOR MOROWALI Ikra Ikra; Mahfuzat Lamakampali; Mini Mini
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) pada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Kepolisian Resor Morowali. TPPO merupakan kejahatan transnasional yang kompleks, melibatkan eksploitasi tenaga kerja dan seksual, serta memanfaatkan kemajuan teknologi untuk merekrut korban. Kabupaten Morowali, sebagai wilayah industri yang berkembang pesat, menjadi rentan terhadap praktik ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara dan observasi untuk memperoleh data mendalam mengenai proses implementasi kebijakan. Teori implementasi kebijakan George Edward III digunakan sebagai kerangka analisis yang menekankan empat faktor utama: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dan struktur birokrasi dalam implementasi kebijakan sudah relatif baik melalui koordinasi lintas instansi dan penyederhanaan prosedur kerja. Namun, keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan khusus, dan disposisi aparat yang belum sepenuhnya proaktif menjadi kendala utama dalam efektivitas pelaksanaan kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pemberantasan TPPO di Morowali memerlukan peningkatan kapasitas aparat, optimalisasi sumber daya, serta keterlibatan aktif masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk menciptakan perlindungan yang lebih efektif bagi korban.