Mini Mini
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FUNGSI ADMINISTRASI PADA BAGIAN KEPEGAWAIAN PADA KANTOR CAMAT TAWAELI DI KOTA PALU Renny Renny; Dewi Cahyawati Abdullah; Mini Mini
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan fungsi administrasi kepegawaian di Kantor Camat Tawaeli, Kota Palu, dengan fokus pada empat aspek utama: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian pegawai. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi administrasi kepegawaian telah berjalan secara umum, namun belum optimal. Perencanaan belum sepenuhnya sinkron dengan pelaksanaan program kerja karena keterbatasan kompetensi pegawai dan kurangnya penyesuaian antara kebutuhan riil dan perencanaan awal. Selain itu, masih ditemukan kendala dalam pengelolaan SDM, seperti kurangnya pelatihan dan fasilitas penunjang. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem digitalisasi administrasi, pelatihan pegawai secara berkala, dan peningkatan transparansi dalam manajemen kepegawaian untuk menciptakan tata kelola SDM yang efektif dan mendukung pelayanan publik yang berkualitas.
EFEKTIVITAS PERAN PENGAMANAN INTERNAL (PAMINAL) DALAM PENEGAKKAN KODE ETIK KEPOLISIAN PADA KEPOLISIAN RESOR DONGGALA Sugianto Sugianto; Mahfuzat Lamakampali; Mini Mini
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 1 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas peran Pengamanan Internal (Paminal) dalam penegakan kode etik kepolisian di Kepolisian Resor (Polres) Donggala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Lokasi penelitian berada di Polres Donggala dengan informan yang dipilih secara purposive sampling, yaitu Wakapolres Donggala, Kasi Propam, dan beberapa anggota Polres Donggala yang dianggap mengetahui secara mendalam permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa indikator efektivitas telah tercapai, terutama dalam hal kejelasan tujuan, strategi penegakan kode etik, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung tugas Paminal. Hal ini menunjukkan adanya kesadaran institusi terhadap pentingnya fungsi pengawasan internal dalam menjaga disiplin dan profesionalisme anggota kepolisian di Polres Donggala. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang perlu diperbaiki, khususnya dalam pelaksanaan tugas yang lebih efektif dan efisien, serta perlunya penguatan sistem pengawasan dan pengendalian yang lebih ketat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa efektivitas Paminal dalam menegakkan kode etik kepolisian di Polres Donggala masih menghadapi beberapa tantangan yang perlu diatasi. Upaya perbaikan yang disarankan meliputi peningkatan kapasitas anggota Paminal melalui pelatihan berkala, optimalisasi penggunaan teknologi dalam pemantauan kinerja, serta perbaikan sistem koordinasi antara Paminal dengan unit-unit kepolisian lainnya.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN MASSA PADA SATUAN BRIMOB KOMPI 4 BATALIYON A PELOPOR KOTA TOLI-TOLI Mas Gunawan; Dewi Cahyawati Abdullah; Mini Mini
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengendalian massa dalam peningkatan kinerja anggota pada Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah memahami secara mendalam bagaimana kebijakan pengendalian massa diterapkan di lapangan serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengendalian massa dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Komunikasi yang jelas dan konsisten memungkinkan pelaksana dan masyarakat memahami maksud dan tujuan kebijakan. Dukungan sumber daya yang memadai, termasuk staf, fasilitas, dan wewenang, menjadi prasyarat agar kebijakan dapat dilaksanakan secara efektif. Disposisi pelaksana, yang meliputi sikap, komitmen, dan pemahaman kebijakan, menentukan keberhasilan pelaksanaan. Struktur birokrasi, termasuk prosedur operasi standar (SOP) dan mekanisme koordinasi, menjadi pedoman bagi pelaksana serta memfasilitasi hubungan yang efektif antara aparat dan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan pengendalian massa tidak hanya bergantung pada desain kebijakan, tetapi juga pada kesiapan organisasi, kemampuan dan sikap pelaksana, serta koordinasi yang baik. Temuan ini menjadi dasar bagi upaya peningkatan kinerja anggota Brimob dalam pengendalian massa sehingga kebijakan dapat diterapkan secara optimal dan memberikan hasil yang maksimal bagi keamanan dan ketertiban masyarakat.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG PADA UNIT PPA KANTOR KEPOLISIAN RESOR MOROWALI Ikra Ikra; Mahfuzat Lamakampali; Mini Mini
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) pada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Kepolisian Resor Morowali. TPPO merupakan kejahatan transnasional yang kompleks, melibatkan eksploitasi tenaga kerja dan seksual, serta memanfaatkan kemajuan teknologi untuk merekrut korban. Kabupaten Morowali, sebagai wilayah industri yang berkembang pesat, menjadi rentan terhadap praktik ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara dan observasi untuk memperoleh data mendalam mengenai proses implementasi kebijakan. Teori implementasi kebijakan George Edward III digunakan sebagai kerangka analisis yang menekankan empat faktor utama: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dan struktur birokrasi dalam implementasi kebijakan sudah relatif baik melalui koordinasi lintas instansi dan penyederhanaan prosedur kerja. Namun, keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan khusus, dan disposisi aparat yang belum sepenuhnya proaktif menjadi kendala utama dalam efektivitas pelaksanaan kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pemberantasan TPPO di Morowali memerlukan peningkatan kapasitas aparat, optimalisasi sumber daya, serta keterlibatan aktif masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk menciptakan perlindungan yang lebih efektif bagi korban.
EFEKTIVITAS SISTEM PENDAFTARAN SIDI JARI AK-23 ONLINE DI SATUAN RESERSE KRIMINAL POLRES MOROWALI Amran Liemin; Dewi Cahyawati Abdullah; Mini Mini
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan sistem pendaftaran sidik jari AK-23 online di Satuan Reserse Kriminal Polres Morowali. Fokus kajian diarahkan pada kejelasan tujuan, strategi pelaksanaan, ketersediaan sarana dan prasarana, efektivitas serta efisiensi, hingga sistem pengawasan dan pengendalian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap aparat kepolisian dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem AK-23 online memiliki tujuan yang jelas, yaitu memangkas birokrasi dan mempercepat pelayanan pendaftaran sidik jari. Strategi implementasi dinilai cukup baik melalui pelatihan petugas, peningkatan infrastruktur, dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun, ketersediaan sarana dan prasarana masih menjadi kendala utama, terutama terkait jaringan internet yang tidak stabil serta perangkat sidik jari yang mulai usang. Dari sisi efektivitas dan efisiensi, sistem ini terbukti lebih cepat dan praktis dibanding metode manual, meskipun masih dipengaruhi oleh faktor teknis. Sementara itu, aspek pengawasan dan pengendalian dinilai belum optimal karena kurangnya mekanisme pelaporan dan pengaduan yang jelas. Dengan demikian, penerapan sistem AK-23 online di Polres Morowali dapat dikategorikan efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, meskipun masih membutuhkan penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan kapasitas aparat, serta pengawasan yang lebih ketat agar sistem dapat berjalan secara optimal.