Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mendorong perubahan signifikan dalam perilaku konsumen, termasuk peningkatan fenomena Impulsive Buying melalui platform belanja berbasis media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Social Media Adverising, Brand Packaging, dan Live Streaming terhadap Impulsive Buying pada konsumen HMNS Parfum di Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis explanatory research. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan rumus Cochran dengan jumlah responden sebanyak 100 orang yang pernah melihat iklan, Live Streaming, dan melakukan pembelian produk HMNS di TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Social Media Advertising berpengaruh positif signifikan terhadap Impulsive Buying, Brand Packaging berpengaruh positif signifikan terhadap Impulsive Buying, sedangkan Live Streaming berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Impulsive Buying. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Impulsive Buying. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran digital khususnya dalam industri parfum lokal, serta memperkaya kajian ilmiah terkait perilaku konsumen di era media sosial.
Copyrights © 2026