Latar Belakang: Menurut WHO (2021) jumlah klien yang menjalani tindakan operasi mencapai angka peningkatan yang sangat signifikan setiap tahunnya. Diperkirakan setiap tahun ada 165 juta tindakan bedah dilakukan di seluruh dunia. Tercatat di tahun 2021 ada 234 juta jiwa klien di semua rumah sakit di dunia. Tindakan operasi/pembedahan di Indonesia tahun 2021 mencapai hingga 1,2 juta jiwa. Tingkat kemandirian pasien pada pemulihan paska bedah merupakan indicator keberhasilan intervensi keperawatan yang dinilai dari kapasitas kemampuan fungsional pasien Metode: Metode yang digunakan adalah jenis penelitian secara deskriftif analitik dengan menggunakan desain cros sectional data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner pada 47 pasien post operasi section caesarea. Cara pengambilan sampel pada penelitian adalah dengan menggunakan tehnik accidental sampling Hasil: Hasil analisis uji univariat Lebih sebagian responden 30 orang (63,8%) pelaksanaan mobilisasi dini baik, Hampir sebagian responden 21 orang (44,7%) memiliki pengetahuan baik, Sebagian responden 25 orang (53,2%) memiliki tingkat sedang, Sebagian responden 24 orang (51,1%) memiliki kecemasan normal, Lebih sebagian responden 27 orang (57,4%) memiliki motivasi baik). Analisis Bivariat hubungan tingkat nyeri, pengetahuan, kecemasan dan motivasi dengan Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Kesimpulan: pelaksanaan mobilisasi dini dapat dipengaruhi oleh tingkat nnyeri, pengetahuan dan motivasi.
Copyrights © 2026