Latar Belakang: Masa bayi (0–12 bulan) merupakan fase emas yang menentukan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain pemenuhan kebutuhan gizi, stimulasi seperti pijat bayi terbukti dapat membantu meningkatkan berat badan melalui mekanisme fisiologis, termasuk stimulasi nervus vagus dan peningkatan hormon pencernaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan berdasarkan artikel ilmiah terkini. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review berbasis data sekunder yang diperoleh dari database Google Scholar, Semantic Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Seleksi artikel dilakukan menggunakan diagram PRISMA dan kriteria PICOS. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian kuantitatif yang diterbitkan pada tahun 2020–2025 dengan intervensi pijat bayi dan luaran berupa berat badan. Hasil: Dari 115.014 artikel yang teridentifikasi, diperoleh 10 studi yang memenuhi kriteria inklusi. Seluruh studi menunjukkan adanya peningkatan berat badan bayi yang signifikan secara statistik setelah intervensi pijat bayi (p < 0,05), dengan rata-rata peningkatan berkisar antara 180 hingga 1.093 gram selama 4 minggu. Intervensi dilakukan dengan frekuensi 2–3 kali per minggu dan durasi 10–15 menit setiap sesi. Kesimpulan: Pijat bayi merupakan intervensi sederhana dan efektif yang dapat dijadikan bagian dari upaya promosi kesehatan oleh tenaga kesehatan, khususnya bidan, dalam mendukung pertumbuhan bayi secara optimal.
Copyrights © 2026