Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan Drop Off dan Musical Ball terhadap kemampuan dribbling pemain HIMLA FC tahun 2022/2023 serta membandingkan efektivitas kedua bentuk latihan tersebut. Permasalahan utama penelitian adalah rendahnya kualitas dribbling pemain, terutama dalam menjaga kontrol bola, mengubah arah, dan mempertahankan kecepatan saat membawa bola. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 pemain HIMLA FC yang dibagi menjadi dua kelompok melalui ordinal pairing: 10 pemain mengikuti latihan Drop Off dan 10 pemain mengikuti latihan Musical Ball. Instrumen penelitian berupa tes menggiring bola dengan satuan waktu; semakin rendah waktu tempuh menunjukkan kemampuan dribbling yang semakin baik. Program latihan dilaksanakan selama 18 pertemuan dengan prinsip progresif. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji t berpasangan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan Drop Off berpengaruh signifikan terhadap kemampuan dribbling dengan nilai t-hitung 8,542 lebih besar daripada t-tabel 1,833 dan peningkatan sebesar 11,38%. Latihan Musical Ball juga berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung 2,818 lebih besar daripada t-tabel 1,833 dan peningkatan sebesar 10,53%. Perbandingan kedua kelompok menunjukkan bahwa Drop Off memberikan pengaruh lebih besar dibandingkan Musical Ball. Temuan ini menegaskan bahwa latihan dribbling berbasis bola yang terstruktur, progresif, dan spesifik dapat meningkatkan kemampuan teknik pemain sepak bola. Drop Off direkomendasikan sebagai latihan utama untuk meningkatkan kecepatan dan kontrol dribbling, sedangkan Musical Ball dapat digunakan sebagai latihan pendukung untuk mengembangkan reaksi, keberanian menguasai bola, dan pengambilan keputusan dalam tekanan. Kata Kunci: drop off, musical ball, dribbling, sepak bola, latihan teknik.
Copyrights © 2023