Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru SDIT Ahmad Yani Malang dalam memanfaatkan teknologi buatan AI untuk pembuatan media pembelajaran ramah inklusi. Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut guru untuk mampu merancang pembelajaran yang adaptif dan responsif kepada keberagaman kebutuhan peserta didik, khususnya peserta didik berkebutuhan khusus yang memerlukan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. AI memiliki potensi besar dalam mendukung pembelajaran inklusi karena mampu membantu guru melakukan diferensiasi materi, penyederhanaan konten, visualisasi konsep abstrak, serta penyajian media pembelajaran yang lebih variatif dan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing peserta didik. Namun, berdasarkan observasi awal di SDIT Ahmad Yani, sebagian besar guru belum memiliki literasi dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan AI secara pedagogis untuk mengembangkan media pembelajaran yang ramah inklusi. Kegiatan pengabdian ini dirancang dalam bentuk pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada pengenalan konsep AI dalam pendidikan inklusi serta praktik pengembangan media pembelajaran berbasis AI dengan melibatkan seluruh guru SDIT Ahmad Yani sebagai peserta utama melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Kata kunci: artificial intelligence, media pembelajaran, inklusi, diferensiasi pembelajaran, SDIT Ahmad Yani
Copyrights © 2026