AbstrakPembelajaran teks fiksi di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan literasi, kreativitas, dan karakter peserta didik. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan bahan ajar yang kontekstual, kurang menarik, serta belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa. Artikel ini membahas pengembangan bahan ajar teks fiksi dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Kajian pustaka menunjukkan bahwa bahan ajar yang baik harus relevan, menarik, kontekstual, serta mampu memfasilitasi keterlibatan aktif siswa. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar teks fiksi berbasis konteks lokal, ilustratif, dan interaktif mampu meningkatkan minat baca, kemampuan memahami unsur cerita, serta kreativitas siswa dalam menulis. Implementasi bahan ajar juga memberikan dampak positif terhadap penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, pengembangan bahan ajar teks fiksi merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Kata Kunci: Bahan Ajar, Kurikulum Merdeka, Literasi, Sekolah Dasar, Teks Fiksi
Copyrights © 2026