Pijat refleksi adalah metode pengobatan tradisional yang diyakini bermanfaat bagi kesehatan yang memiliki efek samping minimal, namun belum dikenal luas oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan Klinik Pijat Refleksi Lancar Jaya di Kampung Bambon, Desa Ragajaya, Bojong Gede, Bogor, dalam membangun citra positifnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 6 (enam) orang informan terdiri dari 1 (satu) orang pemilik klinik, 1 (satu) orang pengelola, 1 (satu) orang terapis, 1 (satu) orang staf, dan 2 (dua) orang pasien serta melalui observasi dan dokumentasi terhadap aktivitas klinik. Analisis data dilakukan dengan mereduksi dan mengidentifikasi pola serta tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klinik menerapkan dua strategi komunikasi utama: internal dan eksternal. Komunikasi internal dilakukan secara terbuka antara pemilik, manajemen, dan terapis untuk menjaga kualitas layanan. Sementara itu, komunikasi eksternal ditujukan kepada masyarakat luas melalui tiga pendekatan: pemasangan poster informatif, keterlibatan aktif dalam komunitas lokal, serta pembagian kupon diskon untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Kedua strategi ini saling melengkapi dan membentuk sistem komunikasi yang efektif dalam membangun dan menjaga citra positif klinik sebagai tempat terapi refleksi yang nyaman, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.
Copyrights © 2026