ABSTRAK Implementasi pembelajaran deep learning dalam Kurikulum Merdeka menuntut guru memiliki pola pikir pedagogik yang mendukung proses belajar berkelanjutan melalui penerapan growth mindset dalam perencanaan pembelajaran. Namun, guru Bahasa Indonesia masih menghadapi keterbatasan dalam mengintegrasikan growth mindset secara sistematis ke dalam modul ajar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas profesional guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kota Semarang dalam mengintegrasikan growth mindset ke dalam perencanaan modul ajar berbasis deep learning. Metode pelaksanaan menggunakan pelatihan partisipatif berbasis pendampingan yang meliputi analisis kebutuhan, penguatan konseptual growth mindset dan deep learning, analisis serta refleksi modul ajar, pendampingan penyusunan modul ajar, serta presentasi hasil dan umpan balik. Kegiatan dilaksanakan melalui diskusi interaktif, lokakarya, dan praktik langsung penyusunan modul ajar dengan melibatkan mitra secara aktif pada setiap tahapan kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep growth mindset serta perubahan kualitas modul ajar, khususnya pada perumusan tujuan pembelajaran, perancangan aktivitas belajar, dan pengembangan asesmen formatif yang berorientasi pada proses dan perkembangan peserta didik. Selain itu, terjadi perubahan sikap pedagogik guru dari orientasi hasil akhir menuju pendekatan pembelajaran yang reflektif dan inklusif. Dengan demikian, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini efektif mendukung integrasi growth mindset dalam perencanaan modul ajar Bahasa Indonesia yang selaras dengan prinsip deep learning. Kata kunci: Integrasi, growth mindset, perencanaan, modul ajar, deep learning. ABSTRACT The implementation of deep learning within the Independent Curriculum requires teachers to have a pedagogical mindset that supports sustainable learning processes through the application of a growth mindset in lesson planning. However, Indonesian language teachers still face limitations in systematically integrating a growth mindset into teaching modules. This Community Service activity aims to improve the professional capacity of Indonesian Language Subject Teachers' Council teachers in Semarang City's Senior High Schools/Islamic Senior High Schools in integrating a growth mindset into deep learning-based teaching module planning. The implementation method uses participatory, mentoring-based training that includes needs analysis, conceptual strengthening of growth mindset and deep learning, analysis and reflection of teaching modules, mentoring in developing teaching modules, and presentation of results and feedback. The activities were carried out through interactive discussions, workshops, and hands-on practice in developing teaching modules, with active involvement of partners at each stage of the activity. The implementation results showed an increase in teachers' understanding of the growth mindset concept and changes in the quality of teaching modules, particularly in the formulation of learning objectives, designing learning activities, and developing formative assessments oriented towards the process and student development. Furthermore, there was a change in teachers' pedagogical attitudes from an orientation towards end-results to a reflective and inclusive learning approach. Thus, this Community Service activity effectively supports the integration of growth mindset in the planning of Indonesian language teaching modules that align with the principles of deep learning.Keywords: Integration, growth mindset, planning, open modules, deep learning.
Copyrights © 2026