Permasalahan stunting yang ada di Indonesia masih menjadi perhatian nasional. Kasus malnutrisi banyak terjadi di Indonesia, terutama bayi dan anak-anak, di beberapa daerah pada jangka waktu beberapa waktu terakhir ini. Usaha yang dilakukan salah satunya untuk pencegahan stunting adalah dengan memberikan makanan yang sehat dan bernutrisi. Dengan demikian, masih sangat diperlukan pengolahan makanan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi, khususnya protein. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat ibu rumah tangga di Kecamatan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan dalam pengolahan pangan sehat berbasis ikan sebagai upaya pencegahan stunting pada anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kooperatif dan kolaboratif, yaitu melaksanakan kegiatan dengan saling bekerja sama untuk meningkatkan keterampilan dan kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan dengan berdiskusi dan bertanggung jawab bersama di antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah. Lokasi kegiatan yaitu Kecamatan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan. Adapun jumlah mahasiswa yang ikut terlibat adalah 10 orang. Sedangkan mitra pengabdian ini merupakan Ibu-ibu Dharma Wanita. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 20 Desember 2024. Metode kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahapan persiapan yakni proses perizinan, observasi lapangan, dan koordinasi. Tahapan pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan dimsum dan pangsit ikan dengan peserta ibu-ibu sebanyak 20 orang. Tahapan evaluasi menunjukkan bahwa ibu-ibu dapat memahami materi dan mampu meningkatkan keterampilan dalam mengolah makanan berbahan dasar ikan
Copyrights © 2026