Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi edukatif berbasis Quantum Learning memengaruhi perilaku kesehatan gigi dan mulut anak-anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada implementasi program GETHO (Good Teeth and Oral) di SD Negeri Ngringin, Sleman, Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematis dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman belajar multisensori, aktivitas interaktif, dan penerapan skema TANDUR dapat meningkatkan partisipasi siswa dan pemahaman mereka mengenai pesan kesehatan gigi dan mulut. Program GETHO membantu siswa memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan kesehatan anak-anak tidak hanya ditentukan oleh materi dan media pembelajaran, tetapi juga bagaiaman komunikasi pendidikan yang partisipatif dan bermakna.
Copyrights © 2026