Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran menggunakan video animasi berbasis contextual learning pada mata pelajaran fiqih dalam meningkatan pemahaman siswa MA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan tahap pengembangan yang meliputi tahap analysis, design, develoment, implementation. Dalam hal ini peneliti mengambil sebagai subyek guru dan siswa MA dalam tahap implementasi. Teknik pengumpulan data dilakukan validasi, respon siswa dan tes pemahaman belajar siswa dan analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif untuk melihat kelayakan dan evektivitas media belajar yang dikembangkan. Hasil dari pada penelitian ini menunjukkan bahwa video animasi berbasis contextual learning memang layak digunakan sebagai penguat pemahaman materi pelajaran yang disampaikan guru, terkhusus dalam mata pelajaran fiqih. Siswa tidak hanya mengetahui tentang teori saja tetapi siswa juga dapat dengan mudah mengaplikasikannya dengan bantuan penguatan pemahaman video animasi siswa lebih mudah dalam memahami yang disampaikan oleh guru. Artinya bahwa penggunaan video animasi berbasis CTL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa pada mata pelajaran Fiqih. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, video animasi berbasis CTL layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah.
Copyrights © 2025