Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu 21-35 hari. Stres mempengaruhi gangguan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi. Jenis penelitian korelasional. Populasi adalah remaja putri dengan sampel sebanyak 130 responden di SMA 1 Siak Hulu di Wilayah Kerja Puskesmas Siak Hulu Kabupaten Kampar. Sampling menggunakan proportional random sampling. Teknik penggambilan data dengan kuesioner. Analisis menggunakan uji chi-Squre.Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden tidak mengalami stres dan mempunya siklus menstruasi yang normal. Hasil uji chi-Square didapatkan p-value <0.001 yaitu terdapat hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan terdapat hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri SMA 1 Siak Hulu di Wilayah Kerja Puskesmas Siak Hulu Kabupaten Kampar. Siswi diharapkan dapat melakukan manajemen stres sehingga tidak menjadi stressor yang mengakibatkan gangguan siklus menstruasi.
Copyrights © 2025