Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Sikap Seksual Pranikah di Sman 1 Siak Tahun 2025 Farizal, Ekry Binti; Elektrina, Oktaliza; Romlah, Siti; Angraini, Vera
Indo Green Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Green 2025
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v3i4.190

Abstract

Angka kematian perempuan yang tinggi semakin memburuk akibat kasus kehamilan yang tidak diinginkan yang terjadi pada perempuan yang sudah menikah atau remaja. Salah satu penyebab kehamilan yang tidak diinginkan adalah perilaku seksual pranikah; hal ini disebabkan oleh perilaku seksual negatif (mendukung). Salah satu faktor dalam pembentukan perilaku tersebut adalah lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan. Pengetahuan kesehatan reproduksi remaja yang terbatas mengakibatkan perilaku pranikah yang negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dan perilaku seksual pranikah pada ‘SMN 1 Siak’ tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik, penelitian ini menggunakan pendekatan observasional cross-sectional, pengambilan sampel dengan purposive sample, menggunakan 80 remaja sebagai subjek yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, pengumpulan data menggunakan kuesioner yang kemudian dibagikan kepada responden, dianalisis dengan univariat dan bivariat menggunakan analisis chi square. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara pengetahuan kesehatan remaja dan perilaku seksual pranikah, nilai p 0,000 (a = 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat korelasi antara tingkat pengetahuan kesehatan remaja dengan perilaku seksual pranikah.
Pendidikan Kesehatan tentang Kesehatan Reproduksi bagi Siswa di SD It Harafah Elektrina, Oktaliza; Aisyah, Siti; Noprisanti, Noprisanti; Putri, Anggia Fraselia
Indo Green Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Green 2024
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v2i1.191

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan yang mencakup kesejahteraan fisik, mental, dan sosial dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi manusia, fungsi, dan prosesnya. Definisi ini menekankan bahwa kesehatan reproduksi bukan hanya ketiadaan penyakit, tetapi juga mencakup kesejahteraan secara menyeluruh, serta kemampuan dan kebebasan individu untuk membuat keputusan terkait reproduksi mereka. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif dan terarah diperlukan bagi remaja untuk membantu mereka memahami perubahan tubuh, peran reproduksi, serta risiko dan cara mencegahnya. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada hari Jumat, 11 Juli 2025. Peserta dalam kegiatan ini adalah semua siswa kelas 5 dan 6 di SD IT Harafah. Selama sesi penyuluhan, para peserta tampak antusias dalam menerima materi yang disampaikan. Materi disampaikan dalam bentuk presentasi PowerPoint dan leaflet, yang dirancang semenarik mungkin.
Hubungan Paparan media sosial dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMA 2 Siak Hulu S, Anggia Fraselia Putri; Heriyeni, Heni; Elektrina, Oktaliza; Aisyah, Siti
Indo Green Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Green 2024
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v2i3.193

Abstract

Masa remaja adalah periode penting dalam proses perkembangan kesehatan, terutama kesehatan reproduksi, yang sangat menentukan kualitas kesehatan. Beberapa remaja melakukan perilaku seksual pranikah untuk pertama kali pada usia menengah, yaitu saat sekolah menengah atas atau setara. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja adalah paparan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paparan media sosial dan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMA 2 Siak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan potong lintang pada 88 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tentang paparan media sosial dan perilaku seksual pranikah. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan Uji Exact Fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92,7% responden berada dalam kategori tidak berisiko dan 7,2% berisiko.
Hubungan Stres dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri SMA 1 Siak Hulu Kabupaten Kampar Heriyeni, Heni; Avriani, Eka Dhini; Romlah, Siti; Elektrina, Oktaliza; Permata, Suci Fahira; Kusuma, Shalsabila Mutiara
Indo Green Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Green 2025
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v3i1.197

Abstract

Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu 21-35 hari. Stres mempengaruhi gangguan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi. Jenis penelitian korelasional. Populasi adalah remaja putri dengan sampel sebanyak 130 responden di SMA 1 Siak Hulu  di Wilayah Kerja Puskesmas Siak Hulu  Kabupaten Kampar. Sampling menggunakan proportional random sampling. Teknik penggambilan data dengan kuesioner. Analisis menggunakan uji chi-Squre.Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden tidak mengalami stres dan mempunya siklus menstruasi yang normal. Hasil uji chi-Square didapatkan p-value <0.001 yaitu terdapat hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan terdapat hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri SMA 1 Siak Hulu  di Wilayah Kerja Puskesmas Siak Hulu  Kabupaten Kampar. Siswi diharapkan dapat melakukan manajemen stres sehingga tidak menjadi stressor yang mengakibatkan gangguan siklus menstruasi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Sikap Seksual Pranikah di Sman 1 Siak Tahun 2025 Farizal, Ekry Binti; Elektrina, Oktaliza; Romlah, Siti; Angraini, Vera
Indo Green Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Green 2025
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v3i4.190

Abstract

Angka kematian perempuan yang tinggi semakin memburuk akibat kasus kehamilan yang tidak diinginkan yang terjadi pada perempuan yang sudah menikah atau remaja. Salah satu penyebab kehamilan yang tidak diinginkan adalah perilaku seksual pranikah; hal ini disebabkan oleh perilaku seksual negatif (mendukung). Salah satu faktor dalam pembentukan perilaku tersebut adalah lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan. Pengetahuan kesehatan reproduksi remaja yang terbatas mengakibatkan perilaku pranikah yang negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dan perilaku seksual pranikah pada ‘SMN 1 Siak’ tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik, penelitian ini menggunakan pendekatan observasional cross-sectional, pengambilan sampel dengan purposive sample, menggunakan 80 remaja sebagai subjek yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, pengumpulan data menggunakan kuesioner yang kemudian dibagikan kepada responden, dianalisis dengan univariat dan bivariat menggunakan analisis chi square. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara pengetahuan kesehatan remaja dan perilaku seksual pranikah, nilai p 0,000 (a = 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat korelasi antara tingkat pengetahuan kesehatan remaja dengan perilaku seksual pranikah.
Pendidikan Kesehatan tentang Kesehatan Reproduksi bagi Siswa di SD It Harafah Elektrina, Oktaliza; Aisyah, Siti; Noprisanti, Noprisanti; Putri, Anggia Fraselia
Indo Green Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Green 2024
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v2i1.191

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan yang mencakup kesejahteraan fisik, mental, dan sosial dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi manusia, fungsi, dan prosesnya. Definisi ini menekankan bahwa kesehatan reproduksi bukan hanya ketiadaan penyakit, tetapi juga mencakup kesejahteraan secara menyeluruh, serta kemampuan dan kebebasan individu untuk membuat keputusan terkait reproduksi mereka. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif dan terarah diperlukan bagi remaja untuk membantu mereka memahami perubahan tubuh, peran reproduksi, serta risiko dan cara mencegahnya. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada hari Jumat, 11 Juli 2025. Peserta dalam kegiatan ini adalah semua siswa kelas 5 dan 6 di SD IT Harafah. Selama sesi penyuluhan, para peserta tampak antusias dalam menerima materi yang disampaikan. Materi disampaikan dalam bentuk presentasi PowerPoint dan leaflet, yang dirancang semenarik mungkin.
Hubungan Paparan media sosial dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMA 2 Siak Hulu S, Anggia Fraselia Putri; Heriyeni, Heni; Elektrina, Oktaliza; Aisyah, Siti
Indo Green Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Green 2024
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v2i3.193

Abstract

Masa remaja adalah periode penting dalam proses perkembangan kesehatan, terutama kesehatan reproduksi, yang sangat menentukan kualitas kesehatan. Beberapa remaja melakukan perilaku seksual pranikah untuk pertama kali pada usia menengah, yaitu saat sekolah menengah atas atau setara. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja adalah paparan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paparan media sosial dan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMA 2 Siak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan potong lintang pada 88 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tentang paparan media sosial dan perilaku seksual pranikah. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan Uji Exact Fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92,7% responden berada dalam kategori tidak berisiko dan 7,2% berisiko.
Hubungan Stres dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri SMA 1 Siak Hulu Kabupaten Kampar Heriyeni, Heni; Avriani, Eka Dhini; Romlah, Siti; Elektrina, Oktaliza; Permata, Suci Fahira; Kusuma, Shalsabila Mutiara
Indo Green Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Green 2025
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v3i1.197

Abstract

Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu 21-35 hari. Stres mempengaruhi gangguan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi. Jenis penelitian korelasional. Populasi adalah remaja putri dengan sampel sebanyak 130 responden di SMA 1 Siak Hulu  di Wilayah Kerja Puskesmas Siak Hulu  Kabupaten Kampar. Sampling menggunakan proportional random sampling. Teknik penggambilan data dengan kuesioner. Analisis menggunakan uji chi-Squre.Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden tidak mengalami stres dan mempunya siklus menstruasi yang normal. Hasil uji chi-Square didapatkan p-value <0.001 yaitu terdapat hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan terdapat hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri SMA 1 Siak Hulu  di Wilayah Kerja Puskesmas Siak Hulu  Kabupaten Kampar. Siswi diharapkan dapat melakukan manajemen stres sehingga tidak menjadi stressor yang mengakibatkan gangguan siklus menstruasi.
Analysis of Factors Associated with the Utilization of Reproductive Health Information Among Adolescents in Siak District in 2024 Zuliyana, Zuliyana; Fraselia Putri S, Anggia; Elektrina, Oktaliza; Angraini, Vera
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.4357

Abstract

Adolescent reproductive health problems remain a global and national concern, particularly in relation to access to and utilization of reproductive health information. Inadequate utilization of reproductive health information among adolescents may contribute to risky sexual behaviors, early marriage, sexually transmitted infections, and unintended pregnancies. This study aimed to analyze the factors associated with the utilization of reproductive health information among adolescents in Siak District, Siak Regency, Riau Province, in 2024. This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach. The study population consisted of adolescents aged 15–19 years, and samples were selected using proportional random sampling techniques. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with the Chi-square test, and multivariate logistic regression analysis. The results indicated that knowledge, attitudes, access to information media, peer support, parental roles, and support from health workers were significantly associated with the utilization of reproductive health information (p < 0.05). Access to information media was identified as the most dominant factor influencing the utilization of reproductive health information among adolescents. Strengthening adolescent-friendly information services, enhancing family support, and implementing digital health literacy interventions are recommended to improve adolescents’ utilization of reproductive health information.
The Relationship Between Body Image, Self-Confidence, and Reproductive Health Among Adolescent Girls in Siak Regency in 2025 Zuliyana, Zuliyana; Elektrina, Oktaliza; Okrianti, Surisna; Harahap, Amalia Dwi Oktami
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.4359

Abstract

Body image and self-confidence are important psychosocial factors affecting adolescent girls’ reproductive health. Negative body image may influence self-esteem, reproductive health behavior, menstrual hygiene practices, and psychosocial well-being. This study aimed to analyze the relationship between body image and self-confidence with reproductive health among adolescent girls in Siak Regency in 2025. This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach. A total of 220 adolescent girls aged 15–19 years were selected using proportional random sampling techniques. Data were collected using validated questionnaires measuring body image, self-confidence, and reproductive health behaviors. Data analysis was conducted using the Chi-square test and multiple logistic regression analysis. The results demonstrated significant relationships between body image (p = 0.002) and self-confidence (p = 0.001) with reproductive health. Adolescent girls with a positive body image were 3.1 times more likely to exhibit good reproductive health behaviors, while those with high self-confidence were 2.8 times more likely. Body image was identified as the dominant factor associated with reproductive health. Therefore, strengthening adolescent counseling services and reproductive health education programs that integrate psychosocial aspects is highly recommended.