Secara umum pekerjaan para operator di departemen CPPO adalah untuk memastikan dan mengawasi sistem produksi agar tetap lancar dan dapat memenuhi kebutuhan. Tetapi terkadang ketika terjadi trouble pada mesin dan sulit untuk ditangani maka operator yang ada akan kewalahan untuk menangani kerusakan mesin dan jika terjadi blok pada pipa, metal tidak tertangkap oleh overband magnet. Untuk mencari tahu besar beban kerja fisik dan kinerja operator di departemen CPPO (Coal Preparation Plant & Operation) dilakukanlah pengukuran beban kerja fisik dan kinerja operator, yaitu dengan metode cardiovascular load dan teknik capability process. Hasil yang didapatkan diantaranya, dari jumlah responden sebanyak 15 operator, hasil beban kerja fisik menggunakan cardiovascular load menunjukkan bahwa nilai CVL tertinggi pada operator loader sebesar 25,7% sedangkan terendah pada operator crusher 7 & 8 dengan nilai CVL operator sebesar 4,41%. Berdasarkan hasil capability process diperoleh Cp = 0,60 sehingga Cp < 1 sedangkan dari Cpk = 0,43 sehingga Cpk < 1. Hasil tersebut menunjukkan bahwa diperlukan tindakan perbaikan untuk meningkatkan nilai Cp dan dari hasil Cpk menunjukkan bahwa tugas atau pekerjaan operator dapat ditingkatkan lagi yaitu dengan dilakukan rekomendasi yaitu beberapa contoh alternatif yang dapat dilakukan operator yang diberikan berdasarkan Total Productive Maintenance (TPM).
Copyrights © 2024