Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan menggunakan coil standar dan coil racing, mencari perbedaan dari coil standar dan coil racing terhadap kinerja mesin Jupiter MX 135cc. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Proses eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan tiga variasi ignition coil (Thailand, choho, dan ktc) yang dipengaruhi bahan bakar (premium, pertalite, dan pertamax) sebagai parameter performa motor yang meliputi daya, torsi, dan konsumsi bahan bakar sepeda motor 4 tak 135cc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan daya, torsi, dan konsumsi bahan bakar spesifik pada motor Jupiter MX 135cc. Selain itu, daya ignition coil aftermarket lebih besar daripada ignition coil standar. Penggunaan bahan bakar Pertamax memiliki hasil lebih baik dibandingkan pertalite dan premium, juga berpengaruh terhadap torsi yang dihasilkan. Konsumsi bahan bakar yang lebih irit dihasilkan dengan penggunaan ignition coil aftermarket dibandingkan ignition coil standar. Penggunaan bahan bakar pertalite dan pertamax memiliki hasil lebih baik dibandingkan premium dengan persentase penurunan konsumsi bahan bakar pertalite: ignition coil standar 21%, ignition coil Thailand 3%, ignition coil Choho 1%, dan ignition coil KTC 7%. Dan bahan bakar pertamax ignition coil standar.
Copyrights © 2021