Sistem air conditioning (AC) pada kabin excavator berperan penting dalam menjaga kenyamanan dan fokus operator selama bekerja, terutama saat unit beroperasi pada suhu lingkungan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa sistem AC pada kabin Excavator Komatsu PC 200-8M0 di PT Tata Buana Karya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mengamati pengaruh tiga variasi tekanan refrigeran, yaitu 20/150 psi, 25/175 psi, dan 30/200 psi terhadap suhu kabin dan efisiensi pendinginan. Data diambil selama 30 menit dengan pencatatan setiap 2 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan refrigeran berpengaruh langsung terhadap performa pendinginan. Tekanan 30/200 psi menghasilkan penurunan suhu tertinggi hingga 18,4°C dengan efisiensi sebesar 62,8%, sementara tekanan 25/175 psi dan 20/150 psi masing-masing menghasilkan efisiensi sebesar 52,2% dan 45,2%. Namun, kenyamanan optimal justru diperoleh pada tekanan 20/150 psi karena mampu menjaga suhu kabin tetap stabil pada kisaran 16°C. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kondisi paling optimal secara teknis tidak selalu sama dengan kondisi paling sesuai untuk kenyamanan operator, sehingga pengaturan tekanan refrigeran perlu mempertimbangkan keseimbangan antara performa pendinginan maksimum dan kestabilan suhu kabin.
Copyrights © 2026