Program pengabdian ini dilaksanakan di SD Daarul Qur’an Nusantara Semarang yang berbasis pesantren Tahfidz dengan tujuan meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an siswa melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan sekolah dalam mendukung hafalan Al-Qur’an siswa, pelatihan guru dan pendampingan penggunaan aplikasi AI seperti Tarteel AI dan Quran Memoriser, implementasi langsung pembelajaran hafalan berbasis AI di kelas, serta evaluasi hasil kegiatan bersama guru dan siswa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi AI membantu siswa memperbaiki bacaan, meningkatkan ketepatan hafalan, serta mendorong kemandirian dalam mengulang hafalan di luar jam sekolah. Program ini juga meningkatkan motivasi belajar siswa karena metode yang digunakan lebih interaktif dibandingkan pengulangan konvensional. Tantangan yang ditemui meliputi keterbatasan perangkat dan akses internet, serta adanya keraguan sebagian guru terhadap penggunaan AI dalam studi keagamaan. Sebagai solusi, tim pengabdian memberikan pelatihan literasi digital bagi pengajar, menyusun panduan etis pemanfaatan AI, serta mendorong kolaborasi antara pihak sekolah, pengembang teknologi, dan tokoh agama. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam modernisasi pembelajaran Al-Qur’an di sekolah Islam berbasis pesantren, dengan tetap menjaga nilai-nilai tradisi tahfidzil Quran.
Copyrights © 2026