Jorong Mongan Nagari Galugua Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan daerah rawan bencana banjir yang pada Februari 2025 mengalami banjir bandang. Permasalahan utama adalah buruknya pengelolaan sampah rumah tangga dan kelangkaan bahan bakar solar bagi petani. Memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bakar solar dengan teknologi pirolisis serta meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Melibatkan dua mitra sasaran: Kelompok Tani Mongan Saiyo (22 anggota) dan Kelompok Ibu Rumah Tangga Jorong Mongan (23 anggota). Teknologi yang diinvestasikan berupa mesin pirolisis, mesin pencacah sayuran, dan tempat sampah terpilah. Terjadi peningkatan anggota kelompok tani dari 22 menjadi 30 orang, produksi minyak solar 1-2 L/minggu dari 20 kg sampah plastik, peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga sebesar 86,95% dalam pemilahan sampah, pengurangan pembuangan sampah ke sungai dari 5 kg/hari menjadi 0 kg/hari, serta penyediaan 3 set tempat sampah terpilah. Luaran akademik meliputi video kegiatan, publikasi media massa, dan buku ber-ISBN. Program pengelolaan sampah plastik berbasis teknologi pirolisis efektif mengatasi permasalahan kelangkaan energi dan pencemaran lingkungan sekaligus mencegah bencana banjir di daerah rawan bencana.
Copyrights © 2026