Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi proses produksi kopi biji salak pada UD Bunda Arum dengan menggunakan Lean Manufacturing dengan pendekatan Value Stream Mapping (VSM). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis dilakukan melalui Current State Mapping (CSM), identifikasi pemborosan dengan konsep 3M (Muda, Mura, Muri) dan 5W+1H, penyusunan Future State Mapping (FSM) serta perhitungan Process Cycle Efficiency (PCE). Hasil menunjukkan total lead time produksi sebesar 168 jam (7 hari) dengan value-added time 19 jam. Sehingga diperoleh nilai PCE sebesar 11,31% yang mengindikasikan rendahnya proporsi aktivitas yang bernilai tambah. Pemborosan yang hampir seluruh tahapan proses berupa waiting dan inventory. Meskipun persepsi pekerja terhadap tingkat efisiensi tergolong baik (83%), hasil pengukuran objektif menunjukkan perlunya perbaikan sistematis. Usulan perbaikan melalui penjadwalan kedatangan bahan baku, pembuatan Solar Dryer, penjadwalan perawatan mesin, dan penyeimbangan tenaga kerja diharapka mampu menurunkan lead time dan meningkatkan efisiensi produksi
Copyrights © 2026