IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Vol 7, No 1 (2026): APRIL 2026

Kajian Teologis Kedokteran Kejadian Manusia dalam Perspektif Mazmur 139:13

Suryadi Nicolaas Napoleon Tatura (Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga)
Yonatan Alex Arifianto (Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga)
Reni Triposa (Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

The debate regarding the origin of humankind between the theological perspective of the Bible and Darwin's theory of evolution remains a compelling issue to this day, particularly with the advancement of modern medicine and genetics, which demonstrate the biological proximity between humans and primates. However, theological studies linking the biblical perspective, particularly Psalm 139:13, with the findings of modern medicine and genetics are still very limited, requiring in-depth study to bridge the two perspectives. This study aims to analyse the process of human creation based on the biblical hermeneutics of Psalm 139:13 from the perspective of modern medical theology and genetic science. The research method used is biblical hermeneutics with a modern medical theological approach and genetic analysis to understand the meaning of human creation holistically. The results show that the process of human creation in Psalm 139:13 is in line with modern medical science, particularly in embryogenesis, which describes God ‘weaving’ humans through highly complex and orderly genetic mechanisms. Analysis of the words qanah, cakak, and kilyah reveals the relationship between the creation of the human body, soul, and spirit, which reflects God's work holistically. These findings confirm that humans were created uniquely in the image and likeness of God, not as the result of evolution from other creatures, and enrich the theological understanding of medicine regarding the origin and nature of humans. AbstrakPerdebatan mengenai asal-usul manusia antara pandangan teologis Alkitab dan teori evolusi Darwin masih menjadi isu menarik hingga saat ini, terutama dengan adanya perkembangan ilmu kedokteran modern dan genetika yang menunjukkan kedekatan biologis antara manusia dan primata. Namun, kajian teologis yang menghubungkan perspektif Alkitab, khususnya Mazmur 139:13, dengan temuan ilmu kedokteran modern dan genetika masih sangat terbatas, sehingga diperlukan telaah mendalam untuk menjembatani kedua perspektif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses kejadian manusia berdasarkan hermeneutik biblika Mazmur 139:13 dalam perspektif teologis kedokteran modern dan ilmu genetika. Metode penelitian yang digunakan adalah studi hermeneutik biblika dengan pendekatan teologis kedokteran modern dan analisis genetika untuk memahami makna penciptaan manusia secara holistik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kejadian manusia dalam Mazmur 139:13 sejalan dengan ilmu kedokteran modern, khususnya dalam embriogenesis yang menggambarkan Allah “menenun” manusia melalui mekanisme genetik yang sangat kompleks dan teratur. Analisis terhadap kata qanah, cakak, dan kilyah memperlihatkan hubungan antara penciptaan jasmani, jiwa, dan roh manusia yang mencerminkan karya Allah secara holistik. Temuan ini menegaskan bahwa manusia diciptakan unik menurut gambar dan rupa Allah, bukan hasil evolusi dari makhluk lain, serta memperkaya pemahaman teologis kedokteran tentang asal-usul dan hakikat manusia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

immanuel

Publisher

Subject

Religion Education

Description

IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan pendidikan agama Kristen, dengan nomor ISSN: 2721-432X (online), ISSN: 2721-6020 (print), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara, Medan. Focus dan Scope penelitian IMMANUEL ...