Suryadi Nicolaas Napoleon Tatura, Suryadi Nicolaas Napoleon
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Comparison between COVID-19 and DHF co-disease with COVID-19 alone in two pediatric sibling patients Tatura, Suryadi Nicolaas Napoleon
Paediatrica Indonesiana Vol. 64 No. 3 (2024): May 2024
Publisher : Indonesian Pediatric Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/pi64.3.2024.281-6

Abstract

We report herein the difference between Corona virus disease-19 (COVID-19) and dengue hemorrhagic fever (DHF) co-infection compared with COVID-19 alone in two pediatric sibling patients. This case report highlights a 10-year-old boy with both COVID-19 and DHF who had less severe coagulation disorder than his sister with COVID-19 alone. In a patient with a dual infection, the presence of dengue antibodies may induce immunological protection against COVID-19. We found reports of milder symptoms in patients who had dengue prior to SARS- CoV-2 infection; however, the opposite occured when SARS-CoV-2 infection precedes dengue.
Abnormalitas Koagulasi sebagai Indikator Keparahan Infeksi Dengue pada Anak: Studi Kohort Retrospektif Tatura, Suryadi Nicolaas Napoleon; Maryono, Natasha
Sari Pediatri Vol 26, No 6 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp26.6.2025.337-42

Abstract

Latar belakang. Infeksi dengue merupakan masalah kesehatan global yang signifikan pada anak-anak, dengan gangguan faktor koagulasi yang berperan penting dalam meningkatkan keparahan penyakit dan kematian.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara gangguan faktor koagulasi dan tingkat keparahan infeksi dengue pada anak.Metode. Tinjauan retrospektif dilakukan pada rekam medis anak-anak di bawah 18 tahun yang dirawat dengan infeksi dengue dari Januari 2020 hingga Desember 2022 di Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado. Keparahan infeksi dengue diklasifikasikan berdasarkan kriteria WHO 2011, mulai dari demam dengue hingga DHF grade IV. Hubungan antara gangguan koagulasi dan keparahan infeksi dengue dianalisis menggunakan uji point biserial dengan ? <0,05 dan power 0,80.Hasil. Dari 182 anak dengan infeksi dengue, peningkatan proporsi elongasi prothrombin time (PT), activated partial thromboplastin time (aPTT), dan international normalized ratio (INR) ditemukan seiring peningkatan keparahan DHF. Hubungan signifikan ditemukan pada PT (r=0,309, p<0,001), aPTT (r=0,356, p<0,001), dan INR (r=0,233, p=0,002).Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan adanya hubungan signifikan antara gangguan faktor koagulasi dan tingkat keparahan dengue pada anak-anak, yang berpotensi muncul sejak tahap awal infeksi.