Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif persepsi masyarakat terhadap pengaruh era digital dalam kehidupan sehari-hari, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap 117 responden. Analisis dilakukan melalui dua pendekatan statistik utama, yaitu uji Correlation Ratio (Eta) untuk mengukur hubungan variabel demografi dengan persepsi, serta uji regresi berganda untuk mengidentifikasi pengaruh simultan variabel fungsional teknologi terhadap persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki persepsi positif terhadap era digital, terutama dalam aspek kemudahan komunikasi (skor rata-rata 4,60), efisiensi aktivitas (4,22), dan kemudahan akses informasi (4,50). Namun, temuan statistik yang signifikan mengungkapkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara karakteristik demografi responden dengan persepsi mereka terhadap era digital, dengan nilai Eta berkisar antara 0,146 hingga 0,281 dan signifikansi di atas 0,05. Demikian pula, model regresi berganda menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan secara statistik, dengan nilai R² sebesar 0,079 yang mengindikasikan bahwa hanya 7,9% variasi persepsi dapat dijelaskan oleh model penelitian. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap transformasi digital lebih banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor kompleks di luar variabel penelitian, seperti pengalaman personal, lingkungan sosial, dan tingkat literasi digital individu.
Copyrights © 2026