Tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL), khususnya dalam konteks Program Asistensi Mengajar di sekolah mitra. Metode dalam pengabdian ini adalah sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan partisipasi Mitra dalam pelaksanaan program.  Hasil pretest–posttest menunjukkan adanya peningkatan skor yang signifikan (65 menjadi 87), sekaligus memperlihatkan bahwa pendekatan pelatihan terstruktur efektif dalam membangun pemahaman konseptual mahasiswa. Evaluasi lapangan mengonfirmasi keberhasilan ini, dengan 88% mahasiswa mampu mengimplementasikan PBL secara efektif, mendapatkan respons positif dari guru mitra maupun siswa, serta memperlihatkan keaktifan dan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Selain berdampak pada individu mahasiswa, kegiatan ini juga mempererat jejaring kolaboratif antara kampus dan sekolah mitra, serta membuka peluang keberlanjutan program. Tingginya tingkat kepuasan mahasiswa (92%) menunjukkan bahwa pelatihan ini relevan, bermanfaat, dan perlu dikembangkan secara berkesinambungan.
Copyrights © 2026